• hutan gundul-

    Simpan Kayu Hutan Lindung, Perambah Liar Diamankan

    29 September 2014 • 4:08 pm

    NEGARA, BALI POST.com- Jajaran buser Polres Jembrana mengamankan pelaku illegal logging, Made Rupuk (59) asal Dusun Tibubeleng Kaler, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Sabtu (27/09/2014) siang.
    Pelaku diamankan setelah polisi mendapatkan informasi dari masyarakat. Saat diamankan, pelaku kedapatan menyimpan  delapan batang kayu kwanitan.
    Kasubag Humas Polres Jembrana AKP Wayan Setiajaya didampingi Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra membenarkan penangkapan tersebut.  Kepada penyidik, pelaku berdalih kayu curian itu  disimpan sejak 1,5 tahun lalu. Rencananya akan dipakai membangun bale sari.  (witari/balipost)

    Komentar Dimatikan

    Baca selebihnya
  • sabu-

    Denpasar Barat Paling Tinggi Kasus Penyalahgunaan Narkoba

    29 September 2014 • 3:37 pm

    DENPASAR, BALI POST.com- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar Purwadi menyatakan kota Denpasar masih dihadapkan permasalahan narkoba yang semakin memprihatinkan.

    Sejak Januari- Juli 2014, mencapai 74 kasus. Dari jumlah itu, paling banyak muncul di Denpasar barat dengan 30 kasus, lalu Denpasar selatan sebanyak 25 kasus, Denpasar timur 13 kasus, dan Denpasar utara 6 kasus. Jumlah kasus ini makin bertambah di Agustus dengan 14 kasus.  Pelaku penyalahgunaan narkoba terdiri dari 1 orang pelajar, 3 mahasiswa, 7 wiraswasta, 6 buruh, 8 orang pengangguran, dan sisanya kalangan swasta.

    Kasi Pemberantasan BNN Kota Denpasar I Gusti Putu Dharmanatha mengatakan jumlah kasus tahun ini diperkirakan meningkat dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 110 kasus. Untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba, pihaknya terus melakukan advokasi tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.  “Meskipun sudah diberikan sosialisasi, masyarakat harus sadar akan bahaya narkoba,”tegasnya, Senin (29/09/2014). (sosiawan/balipost)

     

    Komentar Dimatikan

    Baca selebihnya
  • garuda -

    Garuda Pisahkan “Airport Tax” Mulai 1 Oktober

    29 September 2014 • 3:23 pm

    KENDARI, BALI POST.com-  Perusahaan penerbangan PT Garuda Indonesia kembali memisahkan pembayaran “airport tax” dari tiket secara nasional mulai 1 Oktober 2014.  General Manager Garuda Indonesia Cabang Kendari, Gatot Rijadi di Kendari, Senin (29/09/2014), mengatakan pemisahan airport tax merupakan akhir kerja sama perusahaan Garuda dengan PT Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II.

    “Selama dua tahun terakhir ini saat membeli tiket, konsumen tidak perlu lagi membayar airport tax ketika  mau berangkat, maka mulai awal Oktober ini pengelolaannya sudah ditangani oleh pengelola bandara,” katanya, dikutip dari Antara.

    Dijelaskan, kontrak kerja sama pengabungan harga tiket dan airport tax yang telah dilaksanakan sejak Oktober 2012 dan berakhir 30 September 2014. (ant)

     

    Komentar Dimatikan

    Baca selebihnya
  • RUU pilkada-

    Nurhayati Akui Walkout Inisiatifnya Sendiri

    29 September 2014 • 2:52 pm

    JAKARTA, BALI POST.com- Teka-teki pemicu aksi walkout Fraksi Demokrat dalam voting RUU Pilkada di DPRD, mulai terjawab. Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Nurhayati Ali Assegaf mengakui bahwa aksi tersebut  adalah inisiatifnya.

    “Apa gunanya saya dijadikan pimpinan fraksi jika tidak bisa mengambil keputusan ? Walkout adalah keputusan saya dan bukan perintah SBY,” katanya dalam konferensi pers di gedung DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (29/09/2014), dikutip dari Antara.

    Hal tersebut dilakukan akibat tidak adanya kekompakan dari anggota koalisi lain terhadap 10 syarat perbaikan RUU Pilkada yang diajukan Partai Demokrat.

    “Padahal pengajuan 10 syarat tersebut adalah satu paket, tidak bisa diadopsi sebagian dan merupakan satu kesatuan yang utuh, kata Nurhayati. Nurhayati menampik bila keputusan walk out yang dibuatnya berakibat fatal. Justru ia menyindir fraksi lain yak tak ikut walk out, padahal menyetujui osi dari Fraksi Demokrat.

    Dalam voting RUU Pilkada di DPR RI, Kamis lalu, sebanyak 135 orang sepakat Pilkada langsung, sedangkan 226 orang sepakat dikembalikan ke DPRD. Fraksi Demokrat memilih walk out terkait votong tersebut. (ant)

     

     

     

     

    Komentar Dimatikan

    Baca selebihnya
  • sungai tercemar-

    KLH Buleleng Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Padangbulia

    29 September 2014 • 2:19 pm

    SINGARAJA, BALI POST.com- Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Buleleng bergerak cepat pasca-kekhawatiran kelompok Subak Runuh Kubu, Desa Padangbulia, Sukasada dan Subak Runuh, Desa Sari Mekar, Buleleng terkait dugaan pencemaran sungai akibat limbah pabrik penyulingan daun cengkeh.

    Kepala KLH Buleleng, Drh. Surya Temaja didampingi Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan dan Perlindungan Kawasan Kerusakan Lingkungan Ketut Suseni Indrawati mengatakan dari laporan warga, warna air sungai berubah biru, aromanya tidak sedap. Diduga perubahan itu akibat pembuangan limbah penyulingan daun cengkeh di desa setempat. “Intinya petani di sana khawatir karena kondisi air yang dimanfaatkan untuk pertanian dan peternakan itu diduga tercemar, dan bisa saja menganggu tanaman dan membahayakan ternak yang setiap hari meminum air sungai itu,” katanya, Minggu (28/09/2014).

    Dalam waktu dekat pihaknya akan menurunkan staf-nya ke lokasi. Tujuannya, melakukan pemeriksaan  kondisi aliran air sungai dan mengumpulkan data-data terkait dengan dugaan pencemaran. (mudiarta/balipost)

    Komentar Dimatikan

    Baca selebihnya