Diwawancarai
''Network Ten'' Australia ---
Bupati
Badung
Jelaskan Pengamanan
Wilayah
Pascabom
Denpasar
(Bali Post) -
Jaminan
keamanan
merupakan
suatu
hal yang sangat
berharga
bagi
warga negara
Australia saat
berkunjung
ke Indonesia
khususnya
di Bali
dan Kabupaten
Badung.
Terkait
hal tersebut, Network
Ten, salah
satu TV
swasta dari Australia
ingin
mengetahui upaya-upaya
yang telah
dilakukan
Pemkab
Badung dalam
meningkatkan
keamanan
di
wilayahnya pascabom
tahun 2002
dan 2005
lalu.
Kedatangan
kru Network Ten yang
terdiri
atas reporter Embar
Muir dan
kamerawan Dean
Folkner
diterima Bupati
Badung A.A.
Gde
Agung, S.H. didampingi
Kepala
Badan Kesbang
Linmas I.B. Yoga
Segara, S.H.,
Kepala
Kantor Intel Drs. I Ketut
Karpiana
dan
Kabag Humas
dan
Protokol Drs. I Putu
Eka
Merthawan, M.Si.
di
ruang
kerjanya, Selasa
(9/10) kemarin.
Dalam
wawancaranya,
Bupati
Gde Agung
menyampaikan
tragedi
bom itu
telah
mengguncang sendi-sendi
kehidupan
masyarakat yang
sangat
mengandalkan ekonomi
pariwisata
serta
menurunkan citra
keamanan Bali yang
berdampak
pada
menurunnya kunjungan
wisatawan
ke Bali,
khususnya
Badung.
Namun
pihaknya
tidak
ingin terlalu
larut
dengan adanya
tragedi
tersebut.
Badung
terus melakukan
beberapa
pembenahan
di
sektor keamanan,
bekerja
sama
dengan
masyarakat serta
pihak
kepolisian.
Beberapa
upaya yang
dilakukan
di
antaranya penertiban
administrasi
kependudukan
secara
berkala untuk
mencegah
masuknya
orang-orang
ke
Kabupaten Badung
dengan
maksud dan
tujuan yang
tidak
jelas.
Selanjutnya
atas
bantuan pihak
kepolisian,
di
beberapa desa
terutama yang
menjadi
daerah tujuan
wisata
juga telah
dibentuk
Bantuan
Keamanan Desa (Bankamdes).
Ditambahkan,
Pemkab
Badung menyadari
modus pelaku
kriminal
semakin
canggih dan
tidak
dapat ditanggulangi
secara
konvensional.
Untuk
itu
telah diupayakan
implementasi
sistem
pengamatan keamanan
berbasis
teknologi
informasi
dengan
peletakan kamera-kamera
CCTV pada 125
titik
di Kecamatan
Kuta,
Kuta Utara
dan
Kuta Selatan yang
merupakan
daerah
tujuan wisata
di
Kabupaten Badung.
Terkait
persiapan
menjelang
pelaksanaan
Konferensi PBB
tentang
Perubahan Iklim
Global di
Nusa
Dua pada
Desember
mendatang,
Pemkab
Badung yang juga
panitia
pelaksana di
tingkat
nasional telah
mempersiapkan
berbagai
kegiatan
untuk
mendukung suksesnya
acara yang
merupakan
bagian
dari upaya
memulihkan
citra Bali
di
dunia internasional.
(kmb21/*)