Razia
tak
Buahkan Hasil--
Daging
Glonggongan
Menghilang
Banyuwangi
(Bali Post) -
Diduga
bocor,
razia peredaran
daging
di Pasar
Induk
Banyuwangi, Selasa
(9/10) dini
hari
kemarin tak
membuahkan
hasil.
Tak satu pun
ditemukan
daging yang
mencurigakan.
Padahal,
sehari
sebelumnya peredaran
daging
glonggongan dan
campuran
marak
dikeluhkan masyarakat.
Kedua
jenis daging
ilegal
tersebut sudah
menghilang.
Beberapa
lapak
pedagang daging
juga
terlihat kosong.
Diduga
mereka memilih
libur
sebelum diciduk
petugas.
Razia
yang digelar
pagi-pagi
buta
itu menyasar
tiga
pasar induk
di kota
Banyuwangi,
yakni
Pasar Blambangan,
Pujasera
dan
Sritanjung. Meski
disiapkan
dengan
matang, razia
kemarin
tampaknya sudah
tercium
oknum pedagang
daging
nakal. Tak
satu pun
produk
daging palsu
dan
campuran ditemukan
petugas.
Begitu pula
daging
glonggongan dan
oplosan.
Petugas
hanya mendapati
daging
segar di
setiap
lapak pedagang.
Sama
seperti
razia sebelumnya,
petugas
dengan teliti
memeriksa
seluruh
daging yang dijual.
Meski
terlihat segar,
petugas
tetap memeriksanya
dengan
ketat. Semua
produk
daging diambil
sampelnya
untuk
diteliti di
laboratorium.
Bagian yang paling
mendapat
pengawasan
adalah
limpa sapi.
Daging
jenis ini
rawan
tertular penyakit.
Seperti
cacing hati
dan
sejenisnya. Meski
tidak
berbahaya, keberadaan
cacing
hati perlu
mendapat
kewaspadaan.
Di
Pasar
Induk Blambangan
petugas
sempat mencurigai
warna
daging yang sedikit
aneh.
Namun setelah
diteliti
daging
tersebut tidak
ditemukan
kelainan.
Razia
kemudian diarahkan
ke
Pasar Pujasera.
Di
tempat ini,
seluruh
daging yang dijual
masih
terlihat segar.
Petugas
hanya menemukan
daging
ayam yang dicampur
perwarna
kekuning-kuningan.
Hasil
penelitian sementara,
pewarna
tersebut tidak
mengandung
bahan
berbahaya. "Kami
sudah
ambil sampelnya.
Memang
tidak ditemukan
unsur
berbahaya. Itu
hanya
pewarna biasa,"
kata
Kabid Penyehatan
Hewan
dan Veteriner
Dinas
Peternakan Kabupaten
Banyuwangi
drh.
Bambang Sugianto
usai
sidak. Razia
kemarin
juga melibatkan
tim
Persatuan Dokter
Hewan Indonesia (PDHI)
Jawa
Timur. Mereka
sengaja
dilibatkan untuk
mengetahui
dari
dekat peredaran
daging
di Banyuwangi
menjelang
hari
raya. Razia
daging
rencananya akan
terus
digelar hingga H-1
hari
raya Lebaran.
Diperkirakan,
kebutuhan
daging
akan melonjak
tajam
saat Lebaran
nanti. (udi)