kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Kliwon, 10 Oktober 2007

 Ekuin


Razia
tak Buahkan Hasil--
Daging
Glonggongan Menghilang 

Banyuwangi (Bali Post) -
Diduga
bocor, razia peredaran daging di Pasar Induk Banyuwangi, Selasa (9/10) dini hari kemarin tak membuahkan hasil. Tak satu pun ditemukan daging yang mencurigakan. Padahal, sehari sebelumnya peredaran daging glonggongan dan campuran marak dikeluhkan masyarakat. Kedua jenis daging ilegal tersebut sudah menghilang. Beberapa lapak pedagang daging juga terlihat kosong. Diduga mereka memilih libur sebelum diciduk petugas.

Razia yang digelar pagi-pagi buta itu menyasar tiga pasar induk di kota Banyuwangi, yakni Pasar Blambangan, Pujasera dan Sritanjung. Meski disiapkan dengan matang, razia kemarin tampaknya sudah tercium oknum pedagang daging nakal. Tak satu pun produk daging palsu dan campuran ditemukan petugas. Begitu pula daging glonggongan dan oplosan. Petugas hanya mendapati daging segar di setiap lapak pedagang.

Sama seperti razia sebelumnya, petugas dengan teliti memeriksa seluruh daging yang dijual. Meski terlihat segar, petugas tetap memeriksanya dengan ketat. Semua produk daging diambil sampelnya untuk diteliti di laboratorium. Bagian yang paling mendapat pengawasan adalah limpa sapi. Daging jenis ini rawan tertular penyakit. Seperti cacing hati dan sejenisnya. Meski tidak berbahaya, keberadaan cacing hati perlu mendapat kewaspadaan.

Di Pasar Induk Blambangan petugas sempat mencurigai warna daging yang sedikit aneh. Namun setelah diteliti daging tersebut tidak ditemukan kelainan. Razia kemudian diarahkan ke Pasar Pujasera. Di tempat ini, seluruh daging yang dijual masih terlihat segar. Petugas hanya menemukan daging ayam yang dicampur perwarna kekuning-kuningan. Hasil penelitian sementara, pewarna tersebut tidak mengandung bahan berbahaya. "Kami sudah ambil sampelnya. Memang tidak ditemukan unsur berbahaya. Itu hanya pewarna biasa," kata Kabid Penyehatan Hewan dan Veteriner Dinas Peternakan Kabupaten Banyuwangi drh. Bambang Sugianto usai sidak. Razia kemarin juga melibatkan tim Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Timur. Mereka sengaja dilibatkan untuk mengetahui dari dekat peredaran daging di Banyuwangi menjelang hari raya. Razia daging rencananya akan terus digelar hingga H-1 hari raya Lebaran. Diperkirakan, kebutuhan daging akan melonjak tajam saat Lebaran nanti. (udi) 

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)