Pelatda
Tembak Bali--
KONI Bali
Minta
SK PB
Denpasar
(Bali Post) -
Perbakin
Bali mencatat
rekor
dengan meloloskan 24
atlet
ke PON XVII/2008 di
Kaltim.
Para
petembak
itu
otomatis mengikuti
pemusatan
latihan
daerah (pelatda)
desentralisasi yang
digelar KONI Bali.
Akan
tetapi KONI Bali
belum
menerima 100 persen
kehadiran
mereka
dalam TC.
Masalahnya,
menurut SK KONI
Pusat No 110,
kuota
atlet tembak
di PON XVII/2008
adalah 140
orang
di luar
tuan
rumah
Kaltim.
Hingga
saat
ini Perbakin Bali
belum
bisa menunjukkan SK
dari PB
Perbakin terkait
jumlah
atletnya yang berhak
bertarung
di PON 2008.
''Untuk
cabang lainnya
semua
atlet yang lolos
dan
masuk pelatda
sudah
mengantongi SK dari
PB-nya
masing-masing.
SK
tersebut
belum
kami terima
dari
Perbakin Bali,'' ujar
Bidang
Pembinaan Prestasi (Binpres)
KONI Bali Drs. Ida Bagus
Diptha
didampingi Humas
Maryoto
Subekti di
Denpasar,
Selasa (9/10)
kemarin.
Menurut
Diptha,
pihaknya tidak
ada
maksud lain terkait
''protesnya''
kepada
Perbakin.
Ia
hanya
ingin agar semua
pengurus
cabang
olah raga mentaati
prosedur
administrasi.
Apalagi
cabang tembak
meloloskan 24
atlet
dan didampingi
lima
pelatih.
''Ini
hanya
masalah administrasi,
mohon
dimengerti,'' pintanya.
Ketua
Harian
Perbakin Bali Cahaya
Wirawan
Hadi yang dihubungi
secara
terpisah, menyatakan
SK PB Perbakin
memang
belum terbit.
Masalahnya,
PB Perbakin
masih
menyisakan dua
seri
kejurnas.
SK baru
terbit
setelah berakhirnya
kejurnas.
Ia
menjamin ke-24
atlet
tersebut sudah
mengantongi
tiket PON
berdasarkan
prestasinya.
Bahkan
pihaknya
masih
berpeluang menambah
jumlah
atlet lewat
dua
kejurnas tersisa.
''Secara
lisan
kami sudah
bicara
ke KONI.
Kalau
dituntut SK PB,
memang
kami belum
punya.
Kami
berani
jamin soal
itu,''
tegas Cahaya
Wirawan
Hadi. (kmb11)