kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Kliwon, 10 Oktober 2007

 Olahraga


Pelatda
Tembak Bali--
KONI Bali
Minta SK PB 

Denpasar (Bali Post) -
Perbakin
Bali mencatat rekor dengan meloloskan 24 atlet ke PON XVII/2008 di Kaltim. Para petembak itu otomatis mengikuti pemusatan latihan daerah (pelatda) desentralisasi yang digelar KONI Bali. Akan tetapi KONI Bali belum menerima 100 persen kehadiran mereka dalam TC.

Masalahnya, menurut SK KONI Pusat No 110, kuota atlet tembak di PON XVII/2008 adalah 140 orang di luar tuan rumah Kaltim. Hingga saat ini Perbakin Bali belum bisa menunjukkan SK dari PB Perbakin terkait jumlah atletnya yang berhak bertarung di PON 2008.

''Untuk cabang lainnya semua atlet yang lolos dan masuk pelatda sudah mengantongi SK dari PB-nya masing-masing. SK tersebut belum kami terima dari Perbakin Bali,'' ujar Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Bali Drs. Ida Bagus Diptha didampingi Humas Maryoto Subekti di Denpasar, Selasa (9/10) kemarin.

Menurut Diptha, pihaknya tidak ada maksud lain terkait ''protesnya'' kepada Perbakin. Ia hanya ingin agar semua pengurus cabang olah raga mentaati prosedur administrasi. Apalagi cabang tembak meloloskan 24 atlet dan didampingi lima pelatih. ''Ini hanya masalah administrasi, mohon dimengerti,'' pintanya.

Ketua Harian Perbakin Bali Cahaya Wirawan Hadi yang dihubungi secara terpisah, menyatakan SK PB Perbakin memang belum terbit. Masalahnya, PB Perbakin masih menyisakan dua seri kejurnas. SK baru terbit setelah berakhirnya kejurnas.

Ia menjamin ke-24 atlet tersebut sudah mengantongi tiket PON berdasarkan prestasinya. Bahkan pihaknya masih berpeluang menambah jumlah atlet lewat dua kejurnas tersisa. ''Secara lisan kami sudah bicara ke KONI. Kalau dituntut SK PB, memang kami belum punya. Kami berani jamin soal itu,'' tegas Cahaya Wirawan Hadi. (kmb11)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)