kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Umanis, 26 September 2007

 Bali


Truk
Terguling, Satu Tewas 

Denpasar (Bali Post) -
Jalur
By Pass Ngurah Rai, tepatnya di depan Graha Praja Bali, sempat macet beberapa jam, Selasa (25/9) kemarin. Sebuah truk DK 8147 DV yang dikemudikan Mardi Nganuli (23), terguling melewati pembatas jalan. Dua sepeda motor dari arah berlawanan (jalur barat) ditabrak dan pengendaranya mengalami luka-luka. Dalam kecelakaan maut ini, kernet truk Yohanes (25), warga Banjar Abasan, Tegal Buah, Padangsambian, Denpasar, tewas di TKP. Sementara empat lainnya (tiga pengendara motor dan sopir truk) mengalami luka-luka.

Pahumas Poltabes Denpasar Kompol I Gusti Suryasa, menyatakan kejadiannya berlangsung pukul 11.00 wita. Sebelumnya, truk melaju dari arah utara dengan kecepatan sedang (di jalur timur). Entah apa yang terjadi, sopir truk out of control (kehilangan kendali) dan menabrak pembatas jalan. Kerasnya benturan membuat truk terguling hingga melewati taman pembatas. Pada saat bersamaan, dua sepeda motor melaju dari arah berlawanan. ''Pengendaranya adalah I.B. Mahardika (13) asal Bangli, Sujirwa (30) dan Winda (25) asal Karangasem,'' kata Kompol Suryasa kemarin.

Mahardika yang mengendarai Yamaha Mio DK 6412 PI, kaget bukan main setelah melihat ada truk terguling di depannya. Begitu juga Sujirwa yang membonceng Winda. Mereka tidak bisa mengendalikan motornya dan tabrakan pun tak terelakan.

Para korban dilarikan ke RS Kasih Ibu Kedonganan, tiga di antaranya dirujuk ke RS Sanglah. Berdasarkan informasi yang diberikan Kabid Pelayanan Medik RS Kasih Ibu Kedonganan, dr. A.A. Kusuma Wijaya, korban tewas Yohanes adalah kernet truk, yang mengalami cedera kepala dan patah tulang di paha dan lengan kiri. Sementara supir truk, Mardi (23), mengalami patah pada tulang belikat kiri, lecet-lecet dan robek pada dahi. Pengendara sepeda motor yang menjadi korban adalah I.B Mahardika (19) mengalami patah  tulang belikat kananSementara dua korban lainnya adalah Nengah Surjina (29) yang membonceng Winda (24). Surjina mengalami patah tulang skapula kiri dan Winda mengalami cedera kepala serta patah dua tulang iga sebelah kanan.

Atas permintaan keluarga, Yohanes, Mardi dan I.B. Mahardika dirujuk ke RS Sanglah. Nyawa Yohanes tidak bisa diselamatkan beberapa saat setelah tiba di RS Sanglah. (jay/san)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)