Disayangkan,
Bantuan
Bencana Dibelokkan
TAHUN
2007 kabupaten
di
Bali mendapatkan
dana
bencana
alam dari
pusat
Rp 71 milyar.
Namun
arah
penggunaan bantuan
ini
cenderung disalahgunakan
seperti
untuk perbaikan
jalan
di Tabanan.
Kalangan DPRD Bali
berpendapat
mestinya
dana
untuk
bencana alam
digunakan
untuk
penanggulangan bencana
alam
dan persoalan
lingkungan
lainnya.
''Kita sangat
menyayangkan
terjadi
penyimpangan peruntukan,''
kata
ketua komisi II DPRD
Bali Ir. Nengah
Usdek
Maharipa, Selasa
(25/9) kemarin
di
Renon.
Sementara
anggota DPRD Bali
dari
komisi I Cok
Budi
Suryawan menyatakan
untuk
merubah pos dari
bencana
alam untuk
perbaikan
jalan
tak gampang.
Harus
ada
izin dari
pihak
penyedia anggaran.
Apalagi
jumlahnya
relatif
besar agar tak
menimbulkan
persoalan
di
kemudian hari.
''Kalau
anggaran
bencana
alam dari
pusat,
ya izinnya
dari
menteri keuangan
dan
menteri sosial,''
ucapnya.
Usdek
menilai
pembelokan bantuan
bencana
alam untuk
perbaikan
jalan
dan fasilitas
lain
mencerminkan kurangnya
perhatian
terhadap
lingkungan
secara global.
Untuk
itu
pihaknya mengingatkan
jika
terjadi pembelokan
bantuan
seperti itu
sebelumnya
mesti
diverifikasi ke
menteri
sosial.
Apakah
pembelokan
bantuan
itu sudah
mendapatkan
persetujuan
dari
pemberi bantuan
atau
tidak.
Lain halnya
jika
menteri sosial
telah
menyetujui usulan
proposal yang diajukan
oleh
pemerintah kabupaten
untuk
perbaikan jalan.
''Kalau
usulan proposalnya
perbaikan
jalan
tetapi tercantum
dalam pos
dana
bencana
alam.
Ini
bukan
salahnya daerah
tetapi
pejabat atasan yang
menyetujui proposal
itu,''
katanya.
Sebab
kemungkinan
perbaikan
jalan
masuk pos bencana
alam
terjadi lantaran
jalan-jalan yang
rusak
itu memang
disebabkan
oleh
adanya banjir
dan
sebagainya.
Cadangan
Rp 51 M
Sementara
wakil
ketua DPRD Bali Ida Bagus
Suryatmaja
mengisyaratkan
tahun 2007
ini
pemerintah propinsi
menyiapkan
dana
cadangan
sebesar
Rp 51 milyar. Dana
sebesar
ini digunakan
untuk
kejadian yang luar
biasa
seperti bencana
alam
atau kejadian
luar
biasa lainnya yang
memerlukan
dana
besar. Pos
dana
cadangan
ini
juga bisa
digunakan
untuk
persiapan Pilkada
Bali 2008. (029)