kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Umanis, 26 September 2007

 Bali


Rakor
Bakohumas 2007 Badung ---
Samakan
Persepsi pada Isu Strategis

MENINDAKLANJUTI rakor tahunan bakohumas se-Indonesia yang dibuka Presiden RI Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono di Kuta beberapa waktu lalu, direspons serius oleh Bakohumas Badung dengan melaksanakan Rakor Berkala Bakohumas. Rakor itu merupakan salah satu langkah antisipasif untuk meningkatkan pelayanan informasi yang cepat, lengkap dan akurat dari instansi-instansi, baik vertikal maupun horizontal serta menyamakan persepsi terhadap isu strategis terutama menyangkut kebijakan pembangunan di Kabupaten Badung. Demikian disampaikan Ketua Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) Kabupaten Badung Drs. I Putu Eka Merthawan, M.Si. pada pembukaan rakor berkala Bakohumas di ruang pertemuan Kantor Agama Badung, Selasa (25/9) kemarin.

Turut hadir Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan Badung Ir. Gusti Made Agung, Kadis Koperasi dan UKM Kabupaten Badung Tjok. Bagus Agung, unsur Bakohumas Kab. Badung, Polres Badung, Kodim 1611/Badung.

Menurut Eka Merthawan, sesuai dengan peranan dan fungsi Bakohumas dalam rangka membantu pemerintah bagi kelancaran arus informasi antarlembaga pemerintahan, antara pemerintah dengan masyarakat dan sebaliknya.

Ia menjelaskan rakor kali ini menghadirkan dua narasumber yakni Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Badung dengan topik ''Revitalisasi Sektor Pertanian di Kabupaten Badung'' dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Badung dengan topik ''Program Inovatif Pembangunan Koperasi Pertanian di Kabupaten Badung''. Dipilihnya sektor pertanian dan koperasi karena saat ini pembangunan di Kabupaten Badung lebih mengarah kepada pengembangan sektor pertanian dalam arti luas untuk memberdayakan potensi masyarakat petani, namun di satu sisi, informasi tersebut sering tidak sampai ke masyarakat. Sedangkan dalam bidang koperasi saat ini Pemkab Badung sedang giat-giatnya memberdayakan koperasi dengan merancang koperasi khusus bagi petani atau koperasi pertanian untuk menunjang segala aktivitas petani.

Melalui rakor ini, lanjut Merthawan, diharapkan instansi terkait bisa menjadi mediator dalam menyampaikan kebijakan-kebijakan tersebut. Selain itu, informasi yang terungkap dari setiap instansi sektoral, maupun antarunit kerja di lingkungan pemerintah daerah dapat saling mendukung dan bersinergi, sehingga informasi yang tersaji di masyarakat adalah informasi yang padu.

Pada rakor tersebut juga disampaikan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor Per/12/M.PAN/08/tahun 2007 tentang Pedoman Umum Hubungan Masyarakat di Lingkungan Instansi Pemerintah. Di dalamnya berisikan visi dan misi praktisi Humas Pemerintah.

Pada bagian lain, juga disampaikan hasil pertemuan tahunan Bakohumas Tahun 2007 di Bali 30 s.d. 31 Agustus 2007 lalu di mana perkembangan humas di Kabupaten Badung relatif cukup pesat dengan lahirnya Bakohumas. (r/*)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)