kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Umanis, 26 September 2007

 Bali


Jelang
Puncak Piodalan Pura Rambut Siwi

SETELAH melakukan penataan dan pemugaran dengan menghabiskan anggaran kurang lebih Rp 7 milyar atau setengah dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jembrana, akhirnya hari ini, Rabu (26/9), Pura Rambut Siwi di-plaspas yang dirangkaikan dengan puncak piodalan yang rencananya dihadiri  Gubernur Bali Dewa Made Beratha.

Bupati Jembrana I Gede Winasa ketika ditemui saat melakukan ceking terakhir persiapan Selasa (25/6) kemarin mengatakan, kucuran dana yang demikian besar merupakan salah satu bentuk komitmen Pemkab Jembrana untuk menjaga kelestarian Pura Rambut Siwi. ''Komitmen saya selaku penguasa wilayah di Jembrana terhadap kelestarian Pura Rambut Siwi tidak pernah luntur. Prinsip saya Pura Rambut Siwi jangan dipindah-pindah, baik tata letak maupun lainnya. Kalau sudah itu diubah, berarti nilai sejarahnya akan semakin luntur. Bagaimana pertanggungjawaban kita terhadap anak cucu kita nanti terhadap nilai sejarah tersebut? Dana sebesar itu saya pergunakan untuk pembebasan tanah yang diperlukan untuk akses jalan dan tempat parkir,'' ujar Winasa.

Pengamatan di lapangan, ada beberapa bangunan penunjang untuk memberikan kenyamanan bagi umat yang tangkil di pura tersebut. Bangunan-bangunan itu meliputi jalan masuk dan keluar yang demikian lebar, tempat parkir yang luas, serta beberapa bagian pelinggih dan bangunan penunjang pura direnovasi.

Menurut Bupati Winasa, menata Pura Rambut Siwi bukan berarti harus mengubah tata letak pura, namun lebih kepada menata landscape pura. Penataan ini tidak hanya memugar kompleks pelinggih utama, namun juga membangun sarana dan prasarana penunjang lain demi kenyamanan umat dalam melaksanakan persembahyangan. ''Saya mencoba memberikan kenyamanan kepada umat sedharma yang tangkil sembahyang ke Pura Rambut Siwi dengan membangun fasilitas jalan masuk dan tempat parkir. Kalau dulu umat harus berdesak-desakan parkir, sekarang hal itu tidak terjadi lagi. Saya sudah bangun tempat parkir yang luas,'' tambahnya.

Sementara itu, Klian Samanya Dharma Kerti Pengempon Pura Luhur Dang Kahyangan Rambut Siwi I Wayan Suenden mengatakan piodalan Pura Rambut Siwi puncaknya jatuh pada purnama kapat Rabu (26/9) dan nyejer sampai Minggu (30/9), didahului dengan pacaruan dan pamelaspasan pada Selasa (25/9).

Menurut Suenden, acara pamelaspasan ini dihadiri Wakil Bupati Jembrana I Putu Artha bersama Ketua DPRD Kabupaten Jembrana I Made Kembang Hartawan serta pejabat lainnya di lingkup Pemkab Jembrana. Pada kesempatan tersebut, Wabup Putu Artha menanam padagingan di tempat yang telah disediakan yang diikuti oleh seluruh undangan yang hadir. Bangunan-bangunan yang di-pelaspas meliputi Bale Pepelik, Bale Peselang, Bale Gita, Bale Pengaruman Agung serta beberapa bangunan penunjang lainnya. (r/*)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)