Jelang
Puncak
Piodalan Pura
Rambut
Siwi
SETELAH
melakukan
penataan
dan
pemugaran dengan
menghabiskan
anggaran
kurang
lebih Rp 7
milyar
atau setengah
dari
Pendapatan Asli
Daerah (PAD)
Kabupaten
Jembrana,
akhirnya
hari
ini, Rabu (26/9),
Pura
Rambut Siwi
di-plaspas yang
dirangkaikan
dengan
puncak piodalan yang
rencananya
dihadiri
Gubernur Bali
Dewa Made
Beratha.
Bupati
Jembrana I
Gede
Winasa ketika
ditemui
saat melakukan
ceking
terakhir persiapan
Selasa (25/6)
kemarin
mengatakan, kucuran
dana
yang demikian
besar
merupakan salah
satu
bentuk komitmen
Pemkab
Jembrana untuk
menjaga
kelestarian Pura
Rambut
Siwi. ''Komitmen
saya
selaku penguasa
wilayah
di Jembrana
terhadap
kelestarian
Pura
Rambut Siwi
tidak
pernah luntur.
Prinsip
saya
Pura Rambut
Siwi
jangan dipindah-pindah,
baik
tata letak
maupun
lainnya. Kalau
sudah
itu diubah,
berarti
nilai sejarahnya
akan
semakin
luntur.
Bagaimana
pertanggungjawaban
kita
terhadap anak
cucu
kita nanti
terhadap
nilai
sejarah tersebut?
Dana
sebesar
itu saya
pergunakan
untuk
pembebasan tanah yang
diperlukan
untuk
akses jalan
dan
tempat parkir,''
ujar
Winasa.
Pengamatan
di
lapangan, ada
beberapa
bangunan
penunjang
untuk
memberikan kenyamanan
bagi
umat yang tangkil
di pura
tersebut.
Bangunan-bangunan
itu
meliputi jalan
masuk
dan keluar yang
demikian
lebar,
tempat parkir yang
luas,
serta beberapa
bagian
pelinggih dan
bangunan
penunjang
pura
direnovasi.
Menurut
Bupati
Winasa, menata
Pura
Rambut Siwi
bukan
berarti harus
mengubah
tata
letak pura,
namun
lebih kepada
menata landscape
pura.
Penataan ini
tidak
hanya memugar
kompleks
pelinggih
utama,
namun juga
membangun
sarana
dan prasarana
penunjang lain
demi
kenyamanan umat
dalam
melaksanakan persembahyangan.
''Saya
mencoba
memberikan kenyamanan
kepada
umat sedharma yang
tangkil
sembahyang ke
Pura
Rambut Siwi
dengan
membangun fasilitas
jalan
masuk dan
tempat
parkir.
Kalau
dulu
umat harus
berdesak-desakan
parkir,
sekarang hal
itu
tidak terjadi
lagi.
Saya
sudah
bangun tempat
parkir yang
luas,''
tambahnya.
Sementara
itu,
Klian Samanya Dharma
Kerti
Pengempon Pura
Luhur Dang
Kahyangan
Rambut
Siwi I Wayan
Suenden
mengatakan piodalan
Pura
Rambut Siwi
puncaknya
jatuh
pada purnama
kapat
Rabu (26/9) dan
nyejer
sampai Minggu (30/9),
didahului
dengan
pacaruan dan
pamelaspasan
pada
Selasa (25/9).
Menurut
Suenden,
acara
pamelaspasan ini
dihadiri
Wakil
Bupati Jembrana I
Putu
Artha bersama
Ketua DPRD
Kabupaten
Jembrana I Made
Kembang
Hartawan serta
pejabat
lainnya di
lingkup
Pemkab Jembrana.
Pada
kesempatan
tersebut,
Wabup
Putu Artha
menanam
padagingan di
tempat yang
telah
disediakan yang diikuti
oleh
seluruh undangan yang
hadir.
Bangunan-bangunan yang
di-pelaspas
meliputi Bale
Pepelik, Bale
Peselang, Bale
Gita, Bale
Pengaruman
Agung
serta beberapa
bangunan
penunjang
lainnya.
(r/*)