Pasokan
Listrik Bali
Berkurang 130 MW
Denpasar
(Bali Post) -
Pasokan
listrik
sistem Bali berkurang
130 MW, menyusul
lepasnya
dukungan PLTG
Gilimanuk
sejak 24 September 2007,
karena
memasuki masa
pemeliharaan
tipe C.
Dengan demikian
persediaan
pasokan
saat ini
tinggal
sekitar 430 MW, terdiri
dari PLTG/PLTD
Pesanggaran 150 MW, PLTG
Pemaron 80 MW
dan
pasokan dari
Jawa
melalui kabel
laut
sebesar 200 MW.
Persediaan
ini
sangat minim bila
dibandingkan
dengan
konsumsi energi
tertinggi
untuk Bali
pernah
mencapai 439 MW.
Pemeliharaan
tipe C yang
dikenal
dengan major overhaul lazim
dilakukan
untuk
sebuah pembangkit
setelah
beroperasi 24 ribu
jam.
Manajer
PT Indonesia Power Unit PLTG
Gilimanuk, IGAN Subawa
Putra
mengatakan, pemeliharaan
PLTG Gilimanuk
ini
telah dimulai
sejak 24 September
dan
akan berlangsung
selama 58
hari
hingga tanggal 20
November. ''Ini
urgent harus
dilakukan,
karena
kalau dibiarkan
terus
beroperasi, kita
khawatir
terjadi
kerusakan yang fatal,''
tegas Subawa.
Meski
demikian, pria
Tabanan
ini akan
berupaya
mengoptimalkan
petugas
pemeliharaan agar bisa
selesai
tepat waktu.
Hal ini
berkaitan
dengan
kebutuhan pasokan
yang lebih
besar
khususnya menyambut
datangnya
tahun
baru 2008.
Sementara
itu
tren beban
menjelang
hari
raya Idul
Fitri,
diprediksi
akan
mengalami
peningkatan.
Menurut data
perkiraan
beban
dari PLN Area Pengatur
Distribusi Bali,
beban
pada masa
lebaran
akan
mencapai 442-454 MW.
Bila
hal ini
benar-benar
terjadi,
maka
saat itu
akan
terjadi
defisit pasokan
sekitar 12-24 MW.
Humas
PLN Distribusi Bali,
Wayan
Redika meminta
kepada
seluruh pelanggan PLN,
turut
berpartisipasi menyikapi
kondisi
ini dengan
melakukan
upaya-upaya
penghematan. ''Bila
semua
pelanggan di Bali
mau
berhemat 50 watt saja
pada
pukul 18.00-22.00, kita
bisa saving 35 MW,
ini
artinya tidak
perlu
ada pemadaman,''
pinta
Redika. Dikatakannya,
dalam
mensosialisasikan keadaan
seperti
ini, PLN Bali telah
memiliki program
Banjar
Galang Shanti,
mengajak
masyarakat
untuk
menggunakan listrik
secara
bijak, tertib
dan
efisien berorientasi
pada
peningkatan kehidupan
yang lebih
baik.
(ded)