kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Umanis, 26 September 2007

 Ekuin


Kelompok
Ternak di Gianyar Kekurangan Modal 

Gianyar (Bali Post) -
Perkembangan
ternak sapi di Kabupaten Gianyar cukup menggeliat. Hal ini secara tidak langsung diakibatkan adanya proyek potong hewan bertaraf international di Temesi, Gianyar. Dengan adanya peningkatan pemeliharaan ternak sapi di antara angggota kelompok ternak, mereka mengalami kekurangan modal sehingga meminta tambahan modal.

Permintaan penambahan modal ini disampaikan oleh Ketua Kelompok Tani Ternak Wana Giri Lingkungan Bukit Batu Kelurahan Samplangan, Gianyar, I Made Astawa, belum lama ini. Kelompok tani ternak yang dibentuk tahun 1993 sempat mengalami kelesuan. ''Setiap anggota kelompok ternak yang ada hanya mempunyai seekor sapi hingga dua ekor sapi,'' katanya.

Tahun 2002, nasib dari anggota tani ternak mulai menggser dan menggeliat. Melalui Dinas Peternakan, Perikanan dan kelautan, kelompok ternak yang terdiri atas 35 anggota ini mulai menggeliat baru mendapatkan perhatian berupa dana, pembibitan sapi produktif, serta kredit ketahanan pangan. ''Untuk sapi betina produktif yang sudah ada yang beranak sekitar 5 ekor dan anaknya telah digulirkan kembali ke peternak lainnya,'' katanya.

Saat ini kelompok tani ternak yang ada sudah memelihara ternak sapi hingga 25 ekor. ''Ternak sapi yang dipelihara oleh anggota kelompok dalam hal ini rutin diadakan spraying, vaksinasi dan pemantuan kebuntingan ternak. Dengan dorongan dari pemerintah memang sangat dirasakan. Akan tetapi untuk ke depan diharapkan kemungkinan adanya penambahan modal bagi kelompok ternak untuk penyediaan pakan ternak,'' harapanya. (dar)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)