kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Umanis, 26 September 2007

 Ekuin


Diusulkan
, Peningkatan Penyertaan Saham Migas

Jakarta (Bali Post) -
Badan
Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) mengusulkan peningkatan porsi penyertaan saham (participating interest -- PI) bagi perusahaan nasional. Ini dilakukan agar perusahaan nasional memiliki peran dalam pengelolaan migas di dalam negeri.

Usulan ini diharapkan mulai diterapkan dalam kontrak-kontrak migas yang baru, yang ditawarkan pemerintah pada 2007. Kepala BP Migas Kardaya Warnika di Jakarta, Senin (24/9) malam mengatakan usulan peningkatan PI yang diharapkan mencapai 10 persen itu diyakini akan disambut baik pemerintah. Selama ini jatah PI sebesar sepuluh persen diperuntukkan bagi daerah penghasil migas.

Dengan penambahan PI sebesar sepuluh persen, sehingga menjadi 20 persen, menurut Kardaya, perusahaan-perusahaan migas nasional akan memiliki peluang lebih besar untuk turut mengembangkan lapangan migas yang umumnya dikelola perusahaan asing. Selain itu, perusahaan migas nasional, termasuk PT Pertamina, juga diharapkan dapat membimbing perusahaan daerah yang telah memiliki PI sebesar sepuluh persen.

"Jadi, perusahaan nasional seperti Pertamina dan Medco yang sudah berpengalaman dalam pengelolaan blok migas bisa membimbing daerah. Kita harapkan peningkatan PI bisa diterapkan untuk kontrak-kontrak baru tahun ini," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Elnusa Haris Syahrudin mengatakan, Elnusa telah mengakuisisi 100 persen saham Conoco Philips Ramba Ltd (CPRL), operator Blok Ramba di Sumatera Selatan. Dengan akuisisi itu, anak perusahaan PT Pertamina ini menjadi salah operator blok yang diperkirakan memiliki tujuh sumur minyak itu. (kmb1)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)