kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Umanis, 26 September 2007

 Mancanegara


Turis
Perempuan VS Orangutan Betina 

Kuala Lumpur -
Turis
perempuan asal Prancis yang jalan-jalan sambil mengambil gambar di kawasan perlindungan hewan liar Malaysia ketiban sial. Tak dinyana kawasan yang tentunya banyak dihuni hewan dilindungi itu membuatnya harus menderita cedera gores dan lecet-lecet.

Ceritanya saat turis bernama Odile Nordon (24) asyik mengambil gambar seekor orangutan bernama Delima, orangutan betina yang tinggal di Semenggoh Wildlife Center Pulau Borneo itu tiba-tiba menyerangnya, Minggu lalu. Menurut Wilfred Landong, kepala kawasan perlindungan hewan liar yang terletak di negara bagian Sarawak iniSelasa (25/9) kemarin, pergumulan terjadi ketika Delima berusaha menarik tas gendongnya.

Mereka sempat bergumul selama beberapa waktu saling menarik tas, namun Delima sempat merobek celana pendek Nordon. "Wanita ini lantas menderita luka gores dan lecet-lecet pada lutut dan pahanya," lanjut Landong di mana petugas medis SWC lantas memberikan perawatan.

Kepada harian New Straits Times, Nordon yang berhasil mempertahankan tas gendongnya ini menyatakan ia mengira orangutan adalah binatang "ramah dan lucu". "Sungguh pengalaman yang menyakitkan untuk bisa mengetahui kenyataannya," tuturnya dengan wajah meringis. Landong mengatakan insiden di taman perlindungan tersebut terjadi atas dasar "sebuah kecelakaan."

"Kami tidak menyalahkan siapa pun. Namun mengingatkan pengunjung agar mereka tidak terlalu dekat-dekat dengan orangutan." Binatang yang termasuk kategori cerdas ini adalah binatang asli di hutan belantara Malaysia dan Indonesia. Mereka memiliki bulu merah kecoklatan yang lurus, tangan yang panjang namun tak memiliki ekor. Taman perlindungan sebenarnya memasang beberapa papan peringatan agar pengunjung menjauh jika orangutan mendekat karena binatang ini biasanya ingin merangkul manusia atau benda yang menarik perhatiannya. (ton/ap)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)