Turis
Perempuan VS Orangutan
Betina
Kuala Lumpur -
Turis
perempuan
asal
Prancis yang jalan-jalan
sambil
mengambil gambar
di
kawasan perlindungan
hewan liar Malaysia
ketiban
sial.
Tak
dinyana kawasan yang
tentunya
banyak
dihuni hewan
dilindungi
itu
membuatnya harus
menderita
cedera gores
dan
lecet-lecet.
Ceritanya
saat
turis bernama
Odile
Nordon (24) asyik
mengambil
gambar
seekor orangutan bernama
Delima, orangutan
betina yang
tinggal
di Semenggoh Wildlife
Center Pulau Borneo
itu
tiba-tiba menyerangnya,
Minggu
lalu.
Menurut Wilfred
Landong,
kepala
kawasan perlindungan
hewan liar yang
terletak
di
negara bagian Sarawak
ini,
Selasa (25/9)
kemarin,
pergumulan
terjadi
ketika Delima
berusaha
menarik
tas gendongnya.
Mereka
sempat
bergumul selama
beberapa
waktu
saling menarik
tas,
namun
Delima sempat
merobek
celana pendek
Nordon. "Wanita
ini
lantas menderita
luka gores
dan
lecet-lecet pada
lutut
dan pahanya,"
lanjut
Landong di
mana
petugas medis SWC
lantas
memberikan perawatan.
Kepada
harian New Straits Times,
Nordon yang
berhasil
mempertahankan
tas
gendongnya
ini
menyatakan ia
mengira orangutan
adalah
binatang "ramah
dan
lucu". "Sungguh
pengalaman yang
menyakitkan
untuk
bisa mengetahui
kenyataannya,"
tuturnya
dengan
wajah meringis.
Landong
mengatakan insiden
di
taman
perlindungan
tersebut
terjadi
atas dasar "sebuah
kecelakaan."
"Kami
tidak
menyalahkan siapa
pun. Namun
mengingatkan
pengunjung agar
mereka
tidak terlalu
dekat-dekat
dengan orangutan."
Binatang
yang termasuk
kategori
cerdas
ini adalah
binatang
asli di
hutan
belantara
Malaysia
dan Indonesia.
Mereka
memiliki
bulu
merah kecoklatan yang
lurus,
tangan yang panjang
namun
tak memiliki
ekor.
Taman
perlindungan
sebenarnya
memasang
beberapa
papan
peringatan agar pengunjung
menjauh
jika orangutan mendekat
karena
binatang ini
biasanya
ingin
merangkul manusia
atau
benda yang menarik
perhatiannya.
(ton/ap)