Keberuntungan
Selamatkan Duo
Pembalap
McLaren
Tokyo -
Banyak
pihak yang
menyebutkan
McLaren
cukup beruntung
lantaran
hanya
kehilangan poin
di
kelas konstruktor
plus denda 100
juta
dolar AS dalam
kasus
kepemilikan ilegal
informasi
teknis
atas rivalnya
Ferrari.
Sementara
duo pembalapnya, Fernando
Alonso dan Lewis Hamilton,
tetap
aman meskipun
terbukti
bersalah
dalam
kasus tersebut.
Hasil
sidang
memutuskan McLaren
hanya
dikenai denda 100
juta
dolar AS plus kehilangan
seluruh
poin di
kelas
konstruktor.
Karena
tak
mengajukan banding, Jumat
lalu Ferrari
sebagai
pesaing terdekat
keluar
sebagai juara
konstruktor
musim
ini.
Tapi
sama
seperti yang
diungkapkan
presiden FIA Max Mosley,
pembalap
Toyota Jarno
Trulli,
menyerukan Hamilton dan
Alonso seharusnya
kehilangan
seluruh
poin di
klasemen
pembalap.
"Sulit
menghadapi
kasus
mata-mata. Namun
bila
sebuah
tim didiskualifikasi,
seharusnya
pembalap
mereka
juga demikian
karena
seluruhnya terlibat
dan
bekerja untuk
tim yang
sama,"
protes Trulli,
Selasa (25/9)
kemarin.
Trulli
membandingkan
dampak
buruk dari
kasus
spionase di
GP
AS 2005 lalu
saat
hanya enam
mobil
dengan ban Michelin yang
berhak membalap
atas
pertimbangan keselamatan.
"Hal ini
melukai
citra F1 seperti
saat
kami tidak
tampil
di AS," lanjut
Trulli.
Pendapat
Berbeda
Rekan
setim
Trulli di Toyota,
Ralf Schumacher memiliki
pendapat
berbeda.
Dia
menilai
keputusan tersebut
sudah
adil lantaran
pembalap
tidak
terlibat dalam
pengembangan
mobil. "Saya
tidak
tahu tanggapan
pembalap
lainnya,
tapi
bagi saya
dan
orang-orang yang sempat
saya
ajak bicara,
mereka
tidak pantas
dihukum,"
cetus
Schumacher.
Schumacher meragukan
Hamilton dan Alonso
memanfaatkan
keuntungan
dari
informasi yang didapat
meski
saat ini
mereka
berada di
urutan
pertama dan
kedua
klasemen pembalap.
Penghapusan
poin
keduanya malah
akan
merusak
citra seluruh
gelaran F1
musim
ini.
Hamilton masih
memimpin
di
peringkat teratas
dengan
keunggulan dua
poin
atas Alonso.
Pembalap
Inggris
itu tengah
mengincar
predikat rookie
pertama yang
memenangkan
gelar F1
sejak 1950
silam.
Posisi
ketiga
ditempati pembalap
Ferrari Kimi
Raikkonen yang
menang
di seri
terakhir
Gp
Belgia awal
bulan
ini.
Dia
berselisih 13
poin
dengan
Hamilton.
(adn/rtr)