kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Umanis, 26 September 2007

 Olahraga


Persegi Bali FC tak Terganggu
Terkait Pengunduran Jadwal Delapan Besar—

Denpasar (Bali Post) -
Persegi Bali FC kini berada di papan bawah klasemen sementara. Fakta tersebut membuat pengurusnya tidak merasa terganggu dengan keputusan Badan Liga Indonesia (BLI) yang mengundurkan jadwal babak delapan besar dan akhir kompetisi Divisi Utama Liga Djarum Indonesia menjadi Desember mendatang.

''Kami tidak berpikir soal babak delapan besar. Bisa tetap bertahan di divisi utama saja sudah sangat bersyukur. Target Persegi Bali musim ini memang hanya bisa bertahan di divisi utama,'' ujar manajer tim Drs. Made Sumer dihubungi di Denpasar, Selasa (25/9) kemarin.

Menurut Sumer, kontrak para pemain juga tidak ada masalah. Ikatan kontrak Wayan Sukadana dan kawan-kawan baru berakhir Desember. Target lebih tinggi akan dirancang musim depan jika ada dukungan dana. Yang jelas, seluruh kontestan kompetisi divisi utama posisinya aman menyusul akan digelarnya Liga Super mulai tahun depan.

Hingga kemarin, tim besutan Henk Wullems dan Kadek Swartama belum berlatih sebagai persiapan menyongsong lanjutan kompetisi Liga Indonesia. Soalnya, para pemain dan pelatih belum menerima pembayaran gaji selama tiga bulan dari manajemen. Pengurus Persegi Bali FC sendiri tidak bisa berbuat apa-apa karena sisa dana bantuan dari Pemprop Bali  belum juga cair.

Bendahara Tim Martinus mengaku sudah bolak-balik memproses administrasi ke Biro BKPP Bali agar bantuan segera bisa dikucurkan. Namun, harapan tinggal harapan alias sia-sia. ''Begitu dana cair, gaji dan katering akan segera kami bayarkan. Setelah itu, kami harapkan latihan bisa digulirkan,'' ungkap Martinus. (kmb11)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)