Jakarta (Bali Post) -
Di tengah keberhasilan 7 pecatur lainnya memimpin klasemen, Yuni Veronika dan Nyimas Shieta Prima, membuat kejutan di babak ketiga Kejuaraan Catur Pelajar Dunia atau World Schools Chess Championship 4th yang berlangsung di Singapura, Sabtu (26/7) kemarin.
Yuni Veronika berhasil menumbangkan Master FIDE Wanita (MFW) dari Rusia, Anna Styazhkina. Sementara Nyimas Shieta Prima, mencatat kemenangan tercepat, 30 menit, ketika mengalahkan pecatur tuan rumah, Ho Choy-Mun Gabrielle.
Berbeda dengan Shieta yang meraih kemenangan cepat. Yuni Veronika justru baru dapat menumbangkan Styazhkina setelah bertanding selama tiga jam, 30 menit. Sejak pembukaan hingga di babak pertengahan, Styazhkina selalu unggul posisi. Memegang buah putih, Yuni malahan tidak berani agresif, karena Anna, pemain peringkat pertama Rusia ini, termasuk pemain dengan tipe posisional.
Dua pelatih Rusia, salah satunya bahkan meninggalkan ruangan, karena menyangka anak asuhnya bakalan menang. Hal yang sama juga terjadi dengan pelatih dari Indonesia, juga meninggalkan ruangan, sebab merasa Yuni sudah kalah. Tetapi hanya dalam tiga langkah, Yuni mencoba mengorbankan bidak lalu mengajak pertukaran besar-besaran di langkah ke-25, barulah Styazhkina sadar, Yuni bukan pemain "kacangan". (035) |