Sebuah pohon beringin tumbang di areal Pura Tirta Empul, Desa Manukaya, Gianyar pada Rabu (3/7) sekitar pukul 17.30 WITA. (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Sebuah pohon beringin tumbang di areal Pura Tirta Empul, Desa Manukaya, Gianyar pada Rabu (3/7) sekitar pukul 17.30 WITA. Akibatnya sejumlah bangunan dan pelinggih mengalami kerusakan.

Kapolsek Tampaksiring, AKP I Putu Agus Ady Wijaya, Kamis (4/7) mengatakan pohon tumbang tersebut berjenis beringin dengan diameter sekitar 8 meter dan tinggi sekitar 25 meter. Pohon beringin tersebut tumbang ke arah timur dan menimpa 1 buah Pelinggih Padma di depan ruang ganti yang ada di lokasi itu.

Baca juga:  Sudah Seminggu, Rumah Warga Masih Diselimuti Lumpur

Pohon juga menimpa atap bangunan ruang ganti hingga rusak berat. Selain itu, atap bangunan ruang PDAM sebelah selatan juga mengalami kerusakan. “Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian pohon tumbang tersebut,” ucapnya.

Ady menyampaikan personel Polsek Tampaksiring, Camat Tampaksiring Eka Mulia Adi Putra, SSTP. M.Si., Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Desa Manukaya, Pecalang dan Pengempon Pura Tirta Empul telah melaksanakan pengamanan pada wisatawan dan pengunjung. “Kejadian tersebut tidak mengakibatkan tersendatnya arus wisatawan yang memakai ruang ganti di Pura Tirta Empul,” jelasnya.

Baca juga:  Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Perumda Air Minum Sewaka Dharma Lirik Embung Ini

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba mengatakan pohon beringin tumbang akibat hujan lebat dan angin kencang. “Akibat kerusakan pelinggih dan bangunan, kerugian diperkirakan Rp 300 juta,” jelasnya.

Ia menambahkan tim TRC menghentikan kegiatan pembersihan material pohon tumbang sekitar pukul 21.00 karena hujan lebat. “Penanganan pohon beringin tumbang di Pura Tirta Empul dilanjutkan pagi ini,” tuturnya. (Wirnaya/balipost)

Baca juga:  2017, Kunjungan ke Pura Tirta Empul Naik 100 Ribuan Wisatawan
BAGIKAN