
DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Februari 2025 terjadi tiga kasus pembunuhan di wilayah hukum (Wilkum) Polresta Denpasar, yakni di Jalan Nangka Utara, Denpasar Utara, Jalan Pura Demak, Denpasar Barat dan Perumahan Kori Nuansa Barat Blok III, Jimbaran, Kuta Selatan. Semua kasus ini berhasil diungkap dan tiga pelakunya, yaitu Bastomi Prasetyawan (33), Ahmad Santoso (32) dan Moch. Rafli Barizi (21), pengguna narkotika.
Mereka membunuh korban tergolong sadis dan diberikan tindakan tegas yakni ditembak kedua kakinya karena melawan. Kasus tersebut menjadi sorotan publik dan mempertanyakan keamanan Bali. Padahal pihak kepolisian sudah gencar melakukan patroli terutama saat malam.
“Terkait banyaknya kasus pembunuhan, kita kan tidak punya kuasa. Tapi Polresta Denpasar bertekad tetap memberikan pengabdian terbaik. Kami menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan media, banyak bantu kami berikan informasi,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Muhammad Iqbal Simatupang, Senin (24/2).
Sementara Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Laorens Rajamangapul Heselo menyampaikan tiga pelaku pembunuhan di Jalan Nangka Utara, Jalan Pura Demak dan Jimbaran, memang dalam pengaruh narkoba. “Astungkara kasus tersebut cepat terungkap. Itu wujud kesiapsiagaan kita. Masyarakat Bali tidak perlu khawatir atau takut, kami dari Polresta Denpasar siap menjaga keamanan,” tegasnya.
Menurutnya ini merupakan komitmen dan ditegaskan kembali bagi pelaku kejahatan jalanan, pencurian, jambret, jangan coba-coba bermain di wilayah Polresta Denpasar. “Kalau berani akan dilakukan tindakan tegas terukur (ditembak) seperti contoh kasus yang kami ungkap ini,” tutupnya.(Kertanegara/Balipost)