AMLAPURA, BALIPOST.com – Desa Adat Bugbug, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem melaksanakan kegiatan Bulan Bahasa Bali tahun 2025 yang dilaksanakan di wantilan Desa Adat Bugbug, pada Kamis (13/2).

Kegiatan yang dibuka langsung penasehat Desa Adat Bugbug yakni I Gede Suteja itu bertujuan untuk terus melestarikan budaya Bali, khususnya pada bahasa, sastra, dan aksara Bali.

Ketua Panitia Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali ke-7 Desa Adat Bugbug tahun 2025, I Kade Radiana  mengungkapkan kegiatan ini untuk menindaklanjuti Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Bahasa Sastra dan Aksara Bali yang dipertegas dalam S-E Gubernur Bali Nomor 15 Tahun 2024, Desa Adat Bugbug kembali melaksanakan Bulan Bahasa Bali 7 Tahun 2025. Kegiatan yang dilaksanakan dalam Bulan Bahasa Bali tahun ini yaitu menyebarluaskan penggunaan Bahasa, Sastra, dan Aksara Bali melalui pelaksanaan wimbakara.

Baca juga:  Desa Adat Undisan Kelod Cetak SDM Berkualitas

Ia menyebut Atema kali ini adalah Jagat Kerthi, Jagra Hita Samasta yang maknanya cukup dalam yaitu kesadaran dalam mewujudkan keseimbangan alam semesta untuk kemakmuran. Sehingga maskot kali ini adalah Bedawang Nala.

Penyelenggaraan di Desa Adat Bugbug sedapat mungkin menggunakan Bahasa dan Aksara Bali dalam komunikasi. Dari surat menyurat di kepanitian memakai Bahasa Bali dan ada juga aksara Balinya. Pada acara pembukaan dari Ugrawakya, doa, semuanya menggunakan Bahasa Bali termasuk redaksi pengumuman Wimbakara.

Baca juga:  TPA Butus Nyaris "Overload"

Radiana mengatakan Wimbakara kali ini ada 5 yaitu Magending Bali, Masatua Bali, Pidarta Bali, Nyurat Lontar, dan Nyalin Aksara dari Latin ke Aksara Bali. Animo truna truni dan anak-anak SD sangat antusias mengikuti lomba yang diikuti sekitar 52 peserta. Dalam kegiatan ini kami juga melaksanakan kegiatan dengan pembatasan sampah plastik sesuai dengan amanat Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018.

Sementara itu, Penasehat Desa Adat Bugbug, I Gede Suteja mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi terhadap antusias dan dukungan generasi muda Bugbug dalam mengikuti seluruh rangkaian Bulan Bahasa Bali tahun ini.

Baca juga:  Desa Yehembang Kauh Gelar Pengecekan Kesehatan Gratis

Tak lupa juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta wimbakara yang berasal dari berbagai kalangan generasi di Desa Adat Bugbug. (Eka Parananda/balipost)

Tonton selengkapnya di video

BAGIKAN