Terdakwa VLC (45) saat sidang vonis di PN Denpasar. (BP/Asa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Wanita asal Australia, berinisial VLC (45), yang duduk sebagai terdakwa dalam kasus pencurian, diganjar hukuman penjara selama lima bulan dikurangi masa penahanan, oleh Majelis hakim PN Denpasar, yang diketuai I Gusti Ayu Akhiryani, Kamis (27/2).

Hakim menilai bahwa perbuatan terdakwa Vanessa Louise Crimmins telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian. Yakni, terdakwa melanggar Pasal 362 jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Sebagaimana dakwaan JPU, aksi pencurian tersebut terjadi pada 30 Oktober 2024, bertempat di Popular Deli, Jalan Subak Sari, Desa Tibubeneng. Berawal dari terdakwa yang beralamat di Villa Shiva Gang Singapore, Jalan Subak Sari, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, itu berjalan kaki melintas di depan toko.

Baca juga:  Teknisi Wifi Curi Berlian Warga di Desa Batubulan Kangin

Terdakwa melihat satu buah tas berwarna abu-abu muda yang di dalamnya berisi laptop di atas kursi / sitting area di depan Toko Popular Deli, Jalan Subak Sari. Laptop itu milik Ni Nyoman Ari Purwaningsih. Terdakwa langsung mengambil tas tersebut dan membawanya masuk ke dalam toko. Setelah selesai berbelanja kemudian terdakwa keluar. Pada saat berjalan, terdakwa kembali ambil
Laptop Macbook Air M1 2020 milik Saksi Ardi Nurcahyadi yang juga berada di atas kursi. Lalu terdakwa pulang ke tempat tinggalnya di Villa Shiva Gang Singapore, Jalan Subak Sari.

Baca juga:  Bahasa Indonesia, Pelajaran Wajib bagi SMP di Australia

Ketika pemeriksaan di pengadilan, terkdakwa mengakui bahwa dia membawa dua laptop dalam dua tas berbeda ke vila tempatnya menginap. Dia mengaku bingung mau diapakan laptop tersebut. Dia bahkan mengaku sempat menanyakan ke minimarket tas (berisi laptop) itu milik siapa. Namun karena dia bingung dan karena sakit kronis, dia membawa tas laptop tersebut ke vilanya.

Dia mengaku tak tahu mau diapakan laptop tersebut. Singkat cerita, dia akhirnya dibekuk polisi atas tudingan kasus pencurian. (Miasa/Balipost)

Baca juga:  RS di Australia Belum Siap Hadapi Pembukaan
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *