Turun- Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa saat turun langsung menerima keluhan dari para pedangan yang berjualan di Pasar Karangsokong, Kelurahan Subagan, Karangasem, pada Jumat (21/3). (BP/Nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Para pedagang yang berjualan di Pasar Karangsokong, Kelurahan Subagan, Kabupaten Karangasem mengeluhkan terendamnya barang dagangan mereka setiap hujan turun. Hal ini, direspons cepat oleh Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa dengan turun langsung dan mendengar keluhan dari para pedagang.

Salah seorang pedagang, Ni Luh Rupadi atau yang akrab disapa Buk Ajas ini, pada Jumat (21/3) mengungkapkan, setiap turun hujan, barang dagangannya basah akibat terendam. Hal itu dipicu karena atap pasar ada lubangnya. Sehingga, saat hujan disertai angin kencang, air masuk dan membasahi semua barang dagangannya.

Baca juga:  Segini Jumlah Bantuan Stimulus Untuk Pedagang Pasar Blahbatuh

“Kemarin barang dagangan hampir semuanya basah kena air hujan, terpaksa saya tutup pakai terpal. Dan tadi pagi saya ngepel disini untuk membersihkan air agar nyanan berjualan, karena masih ada genangan air akibat hujan yang terjadi kemarin,” ujarnya.

Buk Ajas mengatakan, kondisi ini selalu terjadi tiap musim hujan. “Setiap hujan, saya pasti mendahului tutup, kalau tak ditutup semua barang basah kena air hujan,” katanya.

Baca juga:  Sidang Sengketa Tanah, Pedagang Pasar Tenten Guwang Ramaikan PN Gianyar

Menerima keluhan itu, Guru Pandu mengatakan akan memikirkan keluhan para pedagang terkait air hujan yang masuk ke dalam pasar. “Ini yang meski kita pikirkan ke depan, apakah akan dilakukan perbaikan ringan atau revitalisasi,” katanya.

Pandu mengatakan para pedagang kain akan dipindah sementara dari tempat berjualannya saat ini. Sebab, kondisi bangunan yang mereka tempati mengalami kerusakan. “Nanti ada delapan pedagang yang dipindah sementara. Nanti kotoran di sini akan dibersihkan lebih dulu, setelah itu baru ditempati. Dan ke depan semoga kita bisa membuat pasar lebih nyaman dan layak,” imbuhnya. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Blok A Pasar Semarapura Dibangun, Retribusi Pedagang di Tempat Sementara Gratis
BAGIKAN