Suasana di RSUD Tabanan. (BP/dok)

TABANAN, BALIPOST.com – Rumah Sakit Umum (RSU) Tabanan setidaknya menerima tiga orang pasien korban lakalantas bus di jalur Denpasar-Singaraja, tepatnya di Banjar Pacung, Desa Baturiti, Tabanan, Sabtu (18/6). Usai dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ketiganya sudah diperbolehkan pulang.

Humas RSU Tabanan, I Gusti Bagus Dharma Yasa saat dikonfirmasi mengatakan, rumah sakit Tabanan memang menerima pasien korban lakalantas bus di Pacung Baturiti. Ketiga pasien ini sejatinya sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas Baturiti.

Baca juga:  Bus Tabrak Belasan Kendaraan di Baturiti, Satu Korban Jiwa Dilaporkan

Hanya saja mereka ingin kembali memastikan kondisi mereka ke RSU Tabanan. Ketiganya adalah, Ni Wayan Epiana (26) mengalami luka lecet pada lutut kiri dan kanan, Ni Luh Sriningsih (45) luka di kepala belakang dan Ni Made Listarini (36) yang berobat untuk luka lecet di wajah trauma pecahan kaca.

“Pasien ini sudah dapat perawatan di Puskesmas Baturiti, namun mereka datang dengan keinginan sendiri ke RS Tabanan untuk lebih memastikan kondisi mereka,” ucapnya.

Baca juga:  Bus Lakalantas Beruntun di Baturiti, Aparat Tetapkan Satu Tersangka

Lanjut kata Gusti Dharma Yasa, dari tiga pasien tersebut, satu orang memang diobservasi untuk memastikan kembali lantaran terkena pecahan kaca. Namun secara umum kondisi mereka baik-baik saja, dan sudah diperbolehkan pulang

Seperti diketahui, kecelakaan yang terjadi di Pacung Baturiti selain menyebabkan satu orang meninggal dunia juga menyebabkan sejumlah orang luka-luka. Para korban lebih banyak telah ditangani di RS Semara Ratih dan puskesmas terdekat di Pacung. (Puspawati/balipost)

Baca juga:  Desa Kelating, Punya Daya Tarik Pantai dan Gua Kelelawar
BAGIKAN