Senderan merajan milik I Wayan Sulatra jebol dan menimpa bangunan rumah miliknya di Desa Seraya, Karangasem pada Sabtu (27/1). (BP/Istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Karangasem kembali memicu bencana alam tanah longsor. Senderan merajan milik I Wayan Sulatra jebol dan menimpa bangunan rumahnys di Desa Seraya, Karangasem pada Sabtu (27/1) sore.

Material menyebabkan seorang anak disabilitas tertimbun. Untung saja, anak yang menderita lumpuh tersebut selamat dari maut.

Kelian Banjar Dinas Kecagbalung I Putu Yasa, mengungkapkan, saat kejadian tersebut, korban IWD (13) berada sendirian di kamar tidur. Kedua orangtuanya berada di luar. “Mengetahui kejadian itu, orangtua korban bergegas menyelamatkan anaknya, sehingga nyawanya dapat diselamatkan,” ucapnya.

Baca juga:  Dari Korban Jiwa COVID-19 Dilaporkan Bali hingga Subakti Ditemukan di Sungai Udang-udang

Yada mengatakan, saat dievakuasi, korban sempat tidak sadarkan diri karena mengalami luka-luka di bagian kepala, wajah, dan tangan. Korban langsung dilarikan ke RSUD Karangasem untuk mendapatkan perawatan dari petugas medis. “Saat ini korban sudah sadarkan diri, dan sudah diizinkan pulang,” imbuhnya.

Sementar itu, Kalaksa BPBD Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, menjelaskan, pihaknya telah melakukan assessment ke lokasi kejadian. Kata dia, untuk sementara pihaknys baru membersihkan pelinggih, sedangkan untuk material senderan masih belum bisa dievakuasi karena kondisinya masih rawan terjadi longsor susulan. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Telaga Waja Kembali Makan Korban Jiwa, Bule Arab Tewas Saat Rafting
BAGIKAN