DENPASAR, BALIPOST.com – PT PLN (Persero) menyatakan kesiapan personelnya dalam menyambut perayaan Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Sebanyak 1.032 personel disiapkan untuk memastikan pasokan listrik andal demi mengantisipasi lonjakan penggunaan listrik pada Nataru mendatang.
Hal ini disampaikan General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho dalam Apel Siaga Kelistrikan Nataru, Senin (16/12) di kantor PLN UID Bali.
Selama masa siaga Nataru yang berlangsung dari tanggal 18 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025 nanti, PLN menyiagakan personel yang terdiri dari petugas pelayanan teknik, petugas pemeliharaan, termasuk pasukan elit Tim Pemeliharaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).
“Seluruh personel akan ditempatkan di 71 posko siaga yang tersebar di seluruh Bali. Selain itu, untuk mendukung jemaat yang akan melaksanakan peribadatan, PLN juga menyiagakan personel di lokasi prioritas seperti Gereja sebanyak 64 lokasi,” terang Eric, Selasa (17/12).
Selain itu terdapat lokasi lain seperti tempat wisata dan fasilitas umum lainnya sebanyak 16 titik yang menjadi perhatian dalam memastikan keandalan pasokan listrik.
Eric juga menyampaikan saat ini pasokan listrik dalam keadaan aman dengan asumsi beban puncak pada perayaan Nataru sebesar 1.250 Megawatt (MW), dengan daya mampu pembangkit sebesar 1.388 MW.
“Pasokan ketenagalistrikan Bali kondisinya aman dengan cadangan daya lebih besar daripada kapasitas pembangkit terbesar yang beroperasi,” imbuhnya.
Ia juga membeberkan bahwa peralatan cadangan pasok turut disiagakan seperti _uninterruptible power supply_ (UPS) sebanyak 41 unit, genset 19 unit dan unit gardu bergerak (UGB) 26 unit.
Lebih lanjut, Eric menjelaskan demi kenyamanan pengguna kendaraan listrik yang melintas sepanjang jalanan pulau Bali, PLN telah memastikan 123 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 63 lokasi dapat beroperasi dengan baik.
“Mengantisipasi pengguna kendaraan listrik yang akan melintas di sepanjang jalanan di Bali, kami telah memastikan seluruh charging station dapat berfungsi optimal mulai dari pintu masuk Bali, baik di bagian barat maupun timur, termasuk di lokasi-lokasi wisata yang strategis,” jelasnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan listrik dari PLN jika memiliki acara-acara perayaan atau pesta yang membutuhkan listrik tambahan.
“Kami memiliki layanan Pesta yakni penyambungan listrik sementara yang dapat dimanfaatkan pelanggan agar kegiatan atau acara yang diselenggarakan saat Nataru nanti dapat maksimal. Pelanggan dapat mengajukan penyambungan listrik sementara yang biayanya lebih kompetitif jika dibandingkan dengan membangkitkan listrik sendiri,” tandasnya. (Adv/balipost)