
DENPASAR, BALIPOST.com – Anggota Unit PPA Satreskrim Polresta Denpasar menangani kasus penemuan bayi di Jalan Pangiasan X, Sidakarya, Denpasar Selatan (Densel). Saat ini polisi sedang melacak pembuang bayi laki-laki tersebut.
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, Jumat (21/2) menjelaskan sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Sanusi (44), buruh bangunan asal Jember, Jawa Timur ini menjelaskan pukul 05.30 WITA, ia hendak belanja melewati Jalan Penghiasan menuju Jalan Tukad Balian, Denpasar.
Tiba-tiba ia mencium bau amis dan mendengar tangis bayi. Sanusi langsung memangil temannya, Bahroni (36). Selanjutnya mereka mencari sumber suara tangisan tersebut.
“Mereka kaget melihat bayi di TKP. Selanjutnya bayi itu diambil dan dibawa ke warung,” ujarnya.
Sementara Maria Eka Riati (57) menjelaskan ia dipanggil sama pemilik warung, Wayan Pande Subawa (47) terkait penemuan bayi itu. Maria langsung ke sana dan melihat kondisi bayi masih hidup, berbalut kain kasa halus ada bercak darah.
Selanjutnya ia membantu mengambilkan kain dan handuk untuk membungkus bayi lalu dibawa ke rumahnya. Beberapa menit kemudian datang ambulans BPBD Denpasar dan dilakukan penanganan awal terhadap bayi. Petugas medis lalu membawa bayi itu ke RS Bali Mandara.
“Bayi itu masih ada ari-arinya. Kondisinya sehat dan masih dirawat di RS Bali Mandara, Sanur,” tutupnya.
Seperti diberitakan, bayi laki-laki masih hidup ditemukan di semak-semak, Jalan Pengiasan, Sidakarya, Denpasar Selatan (Densel), Kamis (20/2). Selanjutnya bayi tersebut dibawa ke RS Bali Mandara, Jalan Bypass Ngurah Rai, Sanur, supaya cepat mendapatkan perawatan.(Kerta Negara/balipost)