Kegiatan belajar mengajar di salah satu SD di Jembrana. Seluruh jenjang akan mengikuti SE libur di selama bulan ramadhan. (BP/Olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Terbitnya Surat Edaran Bersama 3 Menteri, terkait libur Ramadhan, SMA sederajat di Jembrana mengikuti kalender Pendidikan nasional tersebut. Berdasarkan SE Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Menteri Agama RI dan Menteri Dalam Negeri RI terdapat libur, terdapat dua jadwal libur di awal puasa dan cuti bersama di hari raya Idul Fitri. SMA di Jembrana akan mengikuti mengacu kalender Pendidikan provinsi Bali, dengan menerapkan pembelajaran secara daring di masa libur.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Jembrana, I Komang Winata, mengatakan, sesuai dengan surat edaran dari Provinsi, libur selama bulan Puasa itu akan diterapkan namun juga diisi dengan pembelajaran siswa dari rumah, secara daring.

Baca juga:  Jumlah Saksi Dibatasi Saat Rekapitulasi Kabupaten

Menurut kalender berdasar SE bersama dan surat dari Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali, libur pertama dimulai Kamis 27 Februari hingga Rabu 5 Maret 2025. “Selama libur tersebut, kita menerapkan pembelajaran daring untuk siswa,” ujar Winata yang juga Kepala SMA 2 Mendoyo ini.

Selanjutnya siswa kembali mengikuti pembelajaran di sekolah mulai 6 Maret hingga 25 Maret 2025. Libur cuti bersama akan diterapkan mulai 26 Maret hingga 8 April 2025. Libur cuti bersama ini mencakup Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Sabtu 29 Maret 2025.

Baca juga:  Banyak Siswa Miskin Tak Tertampung di Tingkat SMA

Sehingga total libur siswa sekitar 13 hari efektif belajar mengajar. “Terkait dengan absensi tenaga pendidik, masing-masing kepala sekolah membuatkan surat tugas melaksanakan pembelajaran secara mandiri di keluarga, tempat ibadah dan masyarakat,” pungkas Winata.

Sementara itu untuk pembelajaran SD dan SMP, Dinas Pendidikan dan Kepemudaan Olahraga Jembrana juga akan menerapkan libur tersebut. Kepala Dinas Dikpora Jembrana, I Gusti Putu Anom Saputra, Minggu (23/2) memastikan seluruh sekolah akan menerapkan libur bersama di awal ramadhan dan menjelang hari raya tersebut. “SE itu pedoman semua jenjang,” ujar Saputra.

Baca juga:  Puluhan SMA/SMK Berinovasi Bisnis Raup Ratusan Juta Rupiah

Sehingga jenjang SD hingga SMP juga akan mengikuti. Pembelajaran selama libur panjang tersebut akan menyesuaikan dengan pemberian penugasan guru kepada siswa untuk dikerjakan di rumah. (Surya Dharma/Balipost)

 

BAGIKAN