Sopir truk saat menjalani tes urin di Pelabuhan Padangbai, Manggis, Karangasem, pada Kamis (27/3). (BP/Istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem bersama dengan Satreskoba Polres Karangasem melaksanakan test urine terhadap sopir truk yang akan menyeberang di Pelabuhan Padangbai pada Kamis (27/3). Dari tes yang dilakukan, satu orang dinyatakan positif mengkonsumsi narkotika.

Ketua Tim Rehabilitasi BNNK Karangasem, I Putu Bayu Saputra mengungkapkan, tercatat ada sebanyak 10 sopir truk yang diambil sampelnya untuk dilakukan test urine. Dari sepuluh orang tersebut satu orang hasilnya positif narkoba sedangkan sisanya negatif.

Baca juga:  Semua Cakada Sudah Jalani Tes Narkoba

“Ada satu sopir yang hasilnya positif narkoba jenis amfetamin atau sabu-sabu setelah kami lakukan test urine,” ucapnya.

Bayu Saputra, mengatakan, setelah hasil testnya dinyatakan Positif, sopir truk yang mengaku bernama Iswanto (35) asal Banyuwangi, Jawa Timur tersebut mengaku jika dirinya memang mengkonsumsi barang jenis tersebut tiga hari yang lalu di Jakarta dengan cara membeli bersama teman-teman. “Saya memakai sabu-sabu agar tidak ngantuk dan capek di jalan karena perjalanan jauh bawa barang dari Jakarta menuju Mataram,” katanya.

Baca juga:  Cuaca Buruk, Penyeberangan Kapal Cepat di Pelabuhan Padangbai Ditutup Tiga Hari

Dia menjelaskan, kalau pihak BNNK Karangasem menyerahkan Iswanto kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penindakan dan pengembangan lebih lanjut. Yang bersangkutan bukan merupakan warga Karangasem sehingga tidak bisa dilakukan rehabilitasi.

“Sejauh ini hasil hasil test urinenya saja yang positif. Kalau barang-barang terlarang tidak ada ditemukan setelah kami lakukan penggeledahan di barang bawaan dan kendaraannya,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, selain Iswanto, pihaknya juga sempat mencurigai satu orang lagi karena saat dilakukan test ia mengaku tidak bisa buang air kecil. Namun setelah ditunggu beberapa saat dan dilakukan test, hasilnya negatif. Meski pun ia mengaku sempat mengkonsumsi obat tertentu beberapa waktu yang lalu. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Residivis Satroni Rumah, Curi Puluhan Unggas hingga Laptop
BAGIKAN