Seorang nasabah BRI RO Denpasar melakukan transaksi di CRM. Libur lebaran dan cuti bersama yang berlangsung dari 31 Maret hingga 7 April tak membuat aktivitas transaksi keuangan masyarakat terganggu. (BP/Dokumen BRI)

DENPASAR, BALIPOST.com – Libur lebaran dan cuti bersama yang berlangsung dari 31 Maret hingga 7 April tak membuat aktivitas transaksi keuangan masyarakat terganggu.

Hal ini diakui Ayu Elyantini yang merupakan nasabah BRI. Ditemui Selasa (1/4), Ayu mengatakan libur panjang Nyepi dan Lebaran tak menghambat aktivitas transaksinya.

Perempuan yang merupakan pengurus koperasi simpan pinjam ini mengatakan transaksi keuangan anggota koperasinya masih bisa berjalan karena BRI memiliki aplikasi BRImo.

“Anggota yang kreditnya jatuh tempo saat libur panjang kali ini masih bisa transfer lewat BRImo dan melaporkan transaksinya ke kami. Jadi gak masalah bagi kami dengan adanya libur panjang ini,” ujar Ayu yang juga pekerja swasta ini.

Pun, ketika anggota ingin membayar cicilan secara tunai, ia bisa langsung menyetor ke rekening BRI milik koperasi lewat Cash Recyling Machine (CRM) yang tersedia di sejumlah lokasi.

Baca juga:  Kapolda Bali Lepas Ratusan Warga Mudik Gratis ke Jatim

Untuk diketahui, pemerintah menetapkan cuti bersama Lebaran atau Idulfitri 1446 H pada Rabu (2/4), Kamis (3/4), Jumat (4/3), dan Senin (7/3).

Terpisah, Regional CEO BRI Denpasar, Hery Noercahya mengatakan, BRI akan tetap buka  dengan memberikan layanan terbatas pada tanggal 30 Maret, 2 April, dan 4 April 2025.

“Layanan terbatas BRI akan hadir di 10 Unit Kerja di Provinsi Bali, NTB, dan NTT,” jelasnya.

Pegawai BRI melayani nasabah yang melakukan aktivitas transaksi keuangan. (BP/Dokumen BRI)

Ada pun Unit Kerja BRI di Bali yang melayani layanan terbatas adalah Branch Office Amlapura, Negara, Semarapura, Singaraja, dan Denpasar Gajah Mada.

Untuk wilayah NTB, layanan terbatas akan dilakukan di Branch Office Selong dan Mataram.

Baca juga:  Anggota Ditresnarkoba Dites Urine

Sedangkan untuk wilayah NTT, nasabah bisa mendapatkan layanan terbatas di Branch Office Larantuka, Ende, dan Kupang.

Khusus untuk tanggal 30 Maret, layanan terbatas akan dilakukan di Branch Office Larantuka, Selong, Ende, Kupang, dan Mataram mulai pukul 08.00 sampai dengan 12.00 WITA.

“Pada 2 dan 4 April, kesepuluh unit kerja yang saya sebutkan tadi buka mulai pukul 08.00 WITA. Tanggal 2 April buka hingga pukul 12.00 WITA, sedangkan tanggal 4 April buka sampai dengan pukul 15.00 WITA,” jelas Hery.

Seorang nasabah BRI menggunakan aplikasi BRImo. (BP/Dokumen BRI)

Ia menerangkan layanan terbatas BRI akan melayani penerimaan setoran penebusan DO BBM/non BBM dari SPBU/Merchant, layanan pick-up service ASDP & HM Sampoerna, pembukaan rekening untuk kebutuhan klaim asuransi kecelakaan Jasa Raharja, serta layanan perbankan yang meliputi pembukaan rekening simpanan, penarikan dan setoran rekening simpanan dan pinjaman, pelayanan kartu debit BRI, registrasi fasilitas e-banking BRI, setoran penerimaan negara, complain handling, dan layanan lainnya.

Baca juga:  YBM BRILian Terima SK Izin Operasional Lembaga Amil Zakat Skala Nasional dari Kemenag

Hery menuturkan sebagai langkah antisipasi kebutuhan masyarakat akan uang tunai, BRI Regional Office Denpasar juga mempersiapkan kebutuhan kas dengan total Rp 1,4 triliun yang dialokasikan untuk mesin ATM, CRM, dan juga untuk layanan Unit Kerja Operasional (UKO).

Selain outlet konvensional, lanjutnya, masyarakat memiliki alternatif lain untuk mendapatkan layanan keuangan BRI. Salah satunya melalui super aplikasi BRIMo.

Terdapat juga 549 mesin ATM, 533 mesin CRM, dan 61.167 Agen BRILink yang tersebar di Provinsi Bali dan Nusa Tenggara. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN