Ilustrasi warga bertransaksi menggunakan QRIS BRI. (BP/Dokumen BRI)

DENPASAR, BALIPOST.com – Suasana ramai dan penuh keceriaan khas liburan terlihat di salah satu pusat perbelanjaan yang terletak di Jl. Gatot Subroto, Denpasar.

Orang tampak bercengkrama dan asyik mengantre di gerai makanan yang tersedia di pusat perbelanjaan itu. Transaksi secara digital pun terlihat digunakan pengunjung saat membeli makanan dan minuman.

Salah satu pengunjung, Ryan Pratama (25), terlihat menggunakan QRIS untuk membayar belanjaannya. Ditanya bank yang digunakan, ia mengaku sebagai salah satu nasabah BRI.

Pria yang merupakan pelancong dari Cirebon, Jawa Barat ini mengaku sangat sering menggunakan QRIS BRI untuk bertransaksi. Pun, memanfaatkan BRImo untuk aktivitas perbankannya.

Ia pun mengaku sangat mudah menggunakan QRIS BRI untuk bertransaksi. Terlebih, banyak merchant BRI tersebar di Bali.

Di tengah musim liburan seperti saat ini, ia mengaku tak terlalu ribet saat bertransaksi keuangan dengan adanya BRImo. Sebab, fitur-fiturnya menunjang beragam kebutuhan finansialnya meski pun operasional bank menyesuaikan dengan pelaksanaan cuti bersama Lebaran yang ditetapkan pemerintah, yakni Rabu (2/4), Kamis (3/4), Jumat (4/3), dan Senin (7/3).

Baca juga:  Hibah Bansos Tak Kunjung Cair, Dewan Tuding Eksekutif "Lala Lele"

QRIS saat ini memang makin menjadi andalan masyarakat dalam bertransaksi. Mengutip data Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali penggunaan QRIS meningkat dari 993 ribu pada 2023 menjadi 1,08 juta pada 2024.

“Ada sebanyak 90.607 pengguna baru atau tumbuh 9,12 persen,” kata Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Bali Andy Setyo Biwado di Kuta, Badung baru-baru ini.

Warga menggunakan BRImo untuk melakukan transaksi keuangan. (BP/Dokumen BRI)

Pengguna QRIS terbanyak ada di Kota Denpasar mencapai 371 ribu. Peringkat kedua adalah Kabupaten Badung mencapai 236 ribu pengguna. Sisanya di kabupaten lain, masing-masing masih di bawah 95 ribu pengguna.

Terkait jumlah merchant yang menggunakan QRIS, data akhir 2024 mencapai 912.735 gerai atau tumbuh 15,25 persen dibandingkan 2023.

Nominal transaksi QRIS di Bali juga tumbuh 144 persen menjadi Rp15,17 triliun dengan volume transaksi mencapai 111,5 juta transaksi.

Tidak Terganggu

Sementara itu, Regional CEO BRI Denpasar, Hery Noercahya mengatakan selama libur Lebaran pihaknya berupaya memastikan kenyamanan masyarakat tidak terganggu saat bertransaksi keuangan.

Ia mengatakan saat ini terdapat 181.359 merchant QRIS BRI di wilayah Bali Nusra. Mereka tersebar di Bali sebanyak 111.462 pengguna, NTT sebanyak 34.527 pengguna, dan NTB mencapai 35.370 pengguna.

Baca juga:  Tari Kecak Ikon Budaya Bali, Ini 5 Rekomendasi Tempat untuk Menontonnya

Dikutip dari keterangan tertulisnya, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menjelaskan periode Lebaran merupakan periode dengan lonjakan aktivitas ekonomi, baik untuk belanja kebutuhan hari raya, perjalanan, hingga hiburan. Oleh karena itu, BRImo menjadi solusi transaksi digital yang cepat, aman, dan efisien bagi nasabah.

“BRImo memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi dengan mudah selama liburan, mulai dari belanja, pembayaran tagihan, pengisian pulsa, hingga perencanaan perjalanan. Dengan fitur-fitur lengkapnya, nasabah bisa mengatur keuangan mereka kapan saja dan di mana saja,” ujarnya.

BRImo dikatakannya hadir dengan lebih dari 100 fitur yang memberikan berbagai kemudahan bagi nasabah. Salah satu fitur andalannya adalah top up e-wallet, yang memungkinkan pengisian saldo dengan cepat untuk kebutuhan pembayaran digital dan transaksi online.

Ilustrasi warga bertransaksi menggunakan QRIS BRI. (BP/Dokumen BRI)

Selain itu, layanan BRI Virtual Account (BRIVA) semakin mempermudah pembayaran tagihan listrik, air, internet, serta berbagai keperluan lainnya langsung melalui aplikasi.

Bagi nasabah yang ingin menikmati hiburan selama liburan, BRImo juga menyediakan opsi pengisian pulsa, voucher game, dan pembayaran layanan streaming dengan cara yang praktis.

Baca juga:  Gugah Peduli Sampah, Kapolresta Gelar Lomba Banjar

Sementara itu, dalam hal belanja, BRImo pun mendukung pembelian kebutuhan sehari-hari secara online dengan proses yang cepat dan efisien, memastikan nasabah tetap dapat bertransaksi dengan nyaman di mana pun berada.

Tak hanya itu, BRImo juga mendukung transaksi lintas batas, memungkinkan nasabah untuk melakukan berbagai jenis transaksi dengan lebih fleksibel dan efisien. BRImo juga mempermudah perencanaan perjalanan dengan menyediakan fitur pembelian tiket pesawat, bus, kereta api, kapal hingga moda transportasi terbaru seperti Whoosh, sehingga perjalanan mudik dan liburan Lebaran menjadi lebih nyaman tanpa perlu antre atau keluar rumah.

Data hingga akhir Desember 2024, jumlah pengguna BRImo telah mencapai 38,61 juta, tumbuh 22,12% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, total transaksi yang diproses melalui BRImo mencapai 4,34 miliar transaksi, meningkat 40,54 persen (YoY), dengan volume transaksi mencapai Rp5.596 triliun, atau naik 34,57 persen dibandingkan tahun sebelumnya. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN