
NEGARA, BALIPOST.com – Arus kedatangan orang dan kendaraan ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk mulai terjadi lonjakan. Data kendaraan yang masuk menyeberang selama sehari, Kamis (3/4), dari Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur di atas 10 ribu unit. Didominasi kendaraan sepeda motor hingga 6.455 unit.
Jumlah total harian ini diprediksi akan meningkat pada akhir pekan menjelang libur usai. Berdasarkan data produksi, jumlah kendaraan yang melintas melalui Pelabuhan Ketapang pada Kamis (3/4) hingga Jumat (4/4) pagi mencapai 12.087 unit, sementara dari Pelabuhan Gilimanuk tercatat 7.304 unit. Dengan total jumlah penumpang yang masuk ke Bali 45.175 orang dalam sehari.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin, menyebut tren pergerakan arus balik tahun ini lebih merata dibandingkan sebelumnya. “Dampak positif dari kebijakan WFA terlihat dari berkurangnya kepadatan di hari-hari tertentu. Trafik di pelabuhan lebih lancar dan terkendali,” ujarnya.
Dengan fleksibilitas waktu kepulangan hingga pekan depan, kepadatan di pelabuhan dapat ditekan. ASDP mengimbau pengguna jasa untuk mengatur waktu perjalanan, memilih menyeberang pagi atau siang hari, serta memastikan tiket sudah dibeli sebelum tiba di Pelabuhan.
Untuk menjaga kelancaran arus balik, ASDP menerapkan delaying system untuk kendaraan tujuan Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk. Di Ketapang, kendaraan penumpang diarahkan ke Grand Watudodol dan Dermaga Bulusan, sementara kendaraan barang ke Lapangan Sepak Bola Areba dan Terminal Sri Tanjung.
Di Gilimanuk, delaying system diterapkan di Terminal Kargo, Terminal Bus Gilimanuk, serta UPPKB Cekik untuk kendaraan barang. Diprediksi lonjakan arus balik yang lebih signifikan akan terjadi pada akhir pekan ini berdekatan dengan berakhirnya liburan sekolah. (Surya Dharma/Balipost)