Suanda
Di rumah inilah jasad Aiptu (purn) I Made Suanda ditemukan membusuk.(BP/rah)
DENPASAR, BALIPOST.com – Pengejaran terhadap pembunuh I Made Suanda terus dilakukan pihak kepolisian. Bahkan perburuan dilakukan hingga ke wilayah Tabanan, tapi hasilnya nihil. Diduga kasus ini direncanakan matang, termasuk pelarian pelaku.

Saat dikonfirmasi Kapolsek Denpasar Barat (Denbar) Kompol Gede Sumena, Rabu (20/12), membenarkan penyelidikan dilakukan hingga ke Tabanan. Walau belum ada hasil, tak membuat tim gabungan Polsek Denbar, Polresta Denpasar dan Polda Bali patah semangat.

“Penyelidikan masih dilakukan. Saksi-saksi terus diperiksa dan mudah-mudahan secepatnya ada titik terang,” tegasnya.

Baca juga:  Pembunuh Rai Sina Dihukum Lima Tahun Penjara

Sementara Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, didampingi Kasat Reskrim AKP Made Pramasetia kembali menegaskan pihaknya hanya menangani pengaduan orang hilang dan sudah mengamankan mobil korban.

“Kalau soal pembunuhan, silahkan konfirmasi ke Polresta Denpasar. Setelah menerima pengaduan itu, kami langsung memprosesnya,” ujar Kapolres.

Hasil penyelidikan awal, korban awalnya membeli mobil Honda Jazz di showroom di Denpasar. “Record pembeliannya ada. Penjual mobil itu kepada korban berinisial D seharga Rp 158 juta,” ujar Yudith.

Baca juga:  Triwulan II 2024, Indeks Harga Properti Komersial di Bali Alami Pertumbuhan

Setelah itu mobil tersebut dijual lagi oleh korban. Caranya mobil tersebut dipajang di depan rumah korban di wilayah Darmasaba, Abiansemal. Beberapa hari kemudian, datang seseorang menawar mobil tersebut.

“Mereka menawar sekitar 20 menit. Setelah itu, keterangan istrinya, korban izin pergi dan tidak kembali. Kata istri korban, pembayaran informasinya dengan cara ditransfer,” ungkap mantan Kapolres Muna, Sulawesi Tenggara ini.

Seperti diberitakan, I Made Suanda (56), pensiunan polisi dan tugas terakhir di Pospol Renon, Denpasar Timur, ditemukan membusuk di rumah kontrakan di Jalan Nuansa Kori No. 30 Banjar Tegal Kori, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, Selasa (19/12) lalu.

Baca juga:  Pangdam Ingatkan Netralitas TNI pada Pilkada

Korban dengan pangkat terakhir Aiptu ini diduga dibunuh setelah menjual mobil Honda Jazz. Tim gabungan Polda Bali, Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Barat (Denbar) sedang memburu pelaku.(kerta negara/balipost)

 

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *