SEMARAPURA, BALIPOST.com – Masyarakat yang menyeberang dari Pelabuhan Padangbai, Karangasem ke Nusa Penida, Kabupaten Klungkung maupun sebaliknya cukup banyak. Kapal motor penumpang roll on roll off (roro) belum mampu memberikan pelayanan secara optimal lantaran tripnya terbatas.
Atas hal tersebut, Pemkab Klungkung mengusulkan adanya penambahan ke PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry selaku pemilik kewenangan. “Usulan sudah disampaikan. Kami berharap ada tambahan trip tiga kali dalam seminggu secara teratur. Yaitu Selasa, Kamis dan Sabtu,” ungkap Kabid Pelayaran Dinas Perhubungan Klungkung, I Gusti Ngurah Suarba, Jumat (30/3).
Menurutnya, hal tersebut sangat penting untuk mengantisipasi keluhan dari penumpang, disamping untuk melancarkan pengiriman berbagai jenis barang yang menjadi kebutuhan di Kepulauan Nusa Penida. “Untuk layanan seperti sekarang memang ada yang mengeluhkan. Tetapi kami sudah berupaya mencarikan solusi. Penambahan trip ini kami harapkan bisa berjalan,” ungkapnya.
Penambahan trip sudah sempat dilakukan sebelumnya. Namun karena ada berbagai pertimbangan, kembali diubah menjadi satu trip. “Saat masih satu trip, ada kebijakan, saat hari raya, seperti Galungan, kita diizinkan mengusulkan tambahan,” sebutnya.
Selain hal tersebut, Pemkab Klungkung juga tengah melakukan kajian terhadap tarif penyeberangan. Rencananya, akan disamakan dengan Pelabuhan Padangbai. “Sudah empat tahun tidak ada penyesuaian tarif. Sekarang kami kaji lagi. Yang jelas, besarannya diklasifikasikan. Orang berapa, kendaraan berapa,” imbuhnya. (Sosiawan/balipost)