Penumpang bersiap berangkat menumpangi kapal cepat di Pelabuhan Sanur, Denpasar, Jumat (7/3/2025). (BP/Ant)

DENPASAR, BALIPOST.com – Masyarakat diminta mewaspadai gelombang laut 2,5-4 meter di perairan selatan Bali dan Selat Lombok bagian selatan diperkirakan terjadi pada 8-11 Maret 2025.

“Kami imbau perbarui informasi cuaca BMKG khususnya peringatan dini,” kata Kepala BBMKG Wilayah III Denpasar Cahyo Nugroho di Denpasar, Bali, dikutip dari kantor berita Antara, Jumat (7/3).

Ia menjelaskan, berdasarkan kondisi sinoptik pola angin di wilayah perairan utara Bali bergerak dari barat laut-timur laut dengan kecepatan angin berkisar hingga 25 knot, sedangkan di wilayah perairan selatan Bali angin bergerak dari timur laut-selatan dengan kecepatan hingga 25 knot.

Baca juga:  Ditemukan Empat Orang Positif HIV dalam Sepekan

Glombang laut di Selat Badung, Selat Bali bagian selatan, dan Selat Lombok bagian utara diperkirakan hingga 2,5 meter.

Prakiraan ketinggian gelombang pada 8-10 Maret 2025 di Pelabuhan Gilimanuk dan Pelabuhan Padangbai mencapai rata-rata hingga 0,5 meter, sedangkan di Pelabuhan Benoa diperkirakan rata-rata hingga 1,25 meter dan pada Sabtu (8/3), pukul 14.00 Wita di tempat itu hingga 2,5 meter.

Untuk Pelabuhan Sanur, ketinggian gelombang laut diperkirakan hingga 1,25 meter.

Baca juga:  Melasti di Denpasar, Umat Silih Berganti Padati Pantai

BMKG mencatat kondisi angin dan gelombang laut berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

Pengguna perahu nelayan diminta mewaspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot atau sekitar 27 kilometer per jam dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Operator kapal tongkang dianjurkan waspada saat angin berkecepatan lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, sedangkan operator kapal feri diminta mewaspadai kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

Baca juga:  Waspadai Gelombang 2,5 Meter di Selat Bali dan Selat Lombok

Selat Bali jalur aktivitas wisata, nelayan, dan penyeberangan dari Pelabuhan Gilimanuk Bali-Pelabuhan Ketapang di Jawa Timur dan Selat Lombok merupakan jalur nelayan, wisata dan penyeberangan Bali-Lombok dari Pelabuhan Padangbai-Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat.

Selat Badung jalur nelayan, wisata dan penyeberangan lokal dari Pelabuhan Sanur menuju Pelabuhan Nusa Penida, sedangkan perairan selatan Bali umumnya jalur nelayan dan wisata. (Kmb/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *