Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata (tengah) bersama sekda I Ketut Sedana Merta dan Kadis Pertanian, Pangan dan Perikanan, I Nyoman Siki Ngurah melakukan gerakan bersama menanam lima hektar tanaman mete di Banjar Tanah Barak, Desa Seraya Timur, Selasa (18/3). (BP/Nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Selain pengembangan tanaman jagung, Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Karangasem kini menanam atau mengembangkan tananam mete yang berlokasi di Banjar Tanah Barak, Desa Seraya Timur, Kecamatan/Kabupaten Karangasem. Tanaman mete yang ditanam seluas lima hektar ini, diharapkan nantinya menjadi penghasilan baru para petani di wilayah tersebut kedepannya.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah, mengatakan, tanaman mete yang ada di wilayahnya mencapai 6.270,24 Hektar dengan produksi 1.709,48 ton per tahun. Kata dia, tanaman mete sebanyak itu tersebar di tiga kecamatan, yakni, Kecamatan Kubu seluas 4.649,24 hektar dengan 1.498,00 ton per tahun, Kecamatan Abang seluas 1.411,00 Hektar dengan produksi 204,50 ton per tahun dan Kecamatan Karangasem seluas 210,00 Hektar dengan produksi 6,98 Ton per tahun.

Baca juga:  Tabanan Kembali Ekspor Kopi

“Seraya Timur menjadi wilayah yang sangat potensial untuk pengembangan tanaman mete. Hari ini kami tanam seluas 5 hektar di kawasan perbukitan Banjar Tanah Barak. Semoga pohon mete yang sudah ditanam ini bisa tumbuh subur sehingga kelak bisa menjadi tambahan penghasilan petani setempat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, mengatakan, kalau gerakan ini bukan sekadar meremajakan tanaman mete yang sudah tua dan produksinya sudah menurun, juga untuk menghijaukan Seraya Timur dengan tanaman mete sebagai tanaman produktif bernilai ekonomis, sehingga bisa menambah penghasilan petani.

Baca juga:  Pembangunan Bidang Sosial Melalui Film Motivasi 

“Kami berharap, agar kelompok tani Ancak Sari, bisa merawat tanaman mete yang sudah ditanam itu dengan baik, sehingga kelak tanaman mete bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat Seraya Timur. Karena tanaman mete mempunyai nilai ekonomis yang sangat tinggi, sehingga tanaman ini dirawat dengan sebaik-baiknya,” katanya seraya menambahkan, apabila lima hektar tanaman mete ini sudah tumbuh dengan bagus, pihkanya optimis akan tumbuh harapan baru untuk penghasilan para petani. (Eka Parananda/Balipost)

Baca juga:  Bangun Dermaga di Sanur, Balai Nelayan Tetap Ada

 

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *