
MANGUPURA, BALIPOST.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sembung, Mengwi, pada Kamis (27/3) menyebabkan ruas jalan di Banjar Belang tergenang banjir. Peristiwa ini menjadi viral di media sosial lantaran air yang meluap dari saluran drainase menggenangi jalan raya.
Penyebab utama kejadian ini adalah kayu gelondongan berukuran besar yang menyumbat aliran air. Perbekel Sembung, I Ketut Sukerta, mengungkapkan bahwa banjir terjadi sekitar pukul 15.30 WITA.
Berdasarkan pengamatannya, kayu gelondongan sepanjang sekitar 4 meter dengan diameter 30 cm tersebut kemungkinan terbawa arus dari hulu. “Sepertinya pohonnya hanyut dari hulu, karena kalau dilihat dari potongan kayunya, itu sudah lama dan lapuk,” ujarnya saat dihubungi.
Akibat penyumbatan tersebut, air tidak dapat mengalir dengan lancar sehingga meluber ke jalan raya. Selain air, banjir juga membawa sampah-sampah yang memperparah genangan. Banjir ini berlangsung selama hampir satu jam sebelum akhirnya ditangani oleh petugas desa bersama tim dari Dinas PUPR Kabupaten Badung.
“Sudah ditangani oleh tim kebersihan desa, dibantu Dinas PUPR Kabupaten Badung. Bersama-sama kami melakukan pemotongan kayu gelondongan, dan Astungkara sekarang saluran air sudah kembali lancar,” jelasnya.
Dengan kejadian ini, warga diimbau untuk lebih waspada terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama dalam menghadapi curah hujan tinggi yang berpotensi menyebabkan penyumbatan saluran air.(Parwata/balipost)