
DENPASAR, BALIPOST.com – Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih akan digelar bertepatan dengan Purnama Sasih Kadasa, 12 April 2025. Karya IBTK akan berlangsung hingga 3 Mei 2025.
Oleh karena itu, pendakian ke Gunung Agung akan ditutup hampir sebulan, tepatnya selama 27 hari, mulai sejak 6 April 2025 hingga 3 Mei 2025.
Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha, mengungkapkan penutupan berlaku untuk semua jalur pendakian Gunung Agung. Hal ini dilakukan karena selama Karya IBTK berlangsung, area sekitar telah disucikan dan menjadi tempat berstana bagi Ida Bhatara di masing-masing pura di Besakih.
“Penutupan pendakian ini kami lakukan untuk meminimalisasi hal-hal yang tidak kami inginkan selama berlangsungnya karya, sehingga kami memutuskan untuk menutup pendakian ke Gunung Agung untuk sementara,” ungkap Widiartha saat konferensi pers SE Gubernur Bali Nomor 08 Tahun 2025, di Gedung Jayasabha, Denpasar, Rabu (2/4).
Widiartha mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk menyebarkan imbauan kepada pemandu lokal Gunung Agung, agen perjalanan, serta pihak lainnya agar memberitahukan wisatawan mengenai penutupan ini.
Ia berharap seluruh wisatawan yang hendak melakukan pendakian selama penutupan dapat memahami dan menaati imbauan tersebut.
Terkait dengan persiapan Karya IBTK di Pura Agung Besakih, Widiartha memastikan seluruh persiapan telah dilakukan dengan matang.
Mulai dari bebantenan, rangkaian upacara, hingga kebutuhan lain telah dipersiapkan untuk menyambut ribuan umat Hindu dari seluruh Bali dan Nusantara yang akan datang untuk bersembahyang.
“Puncak Karya akan berlangsung pada 12 April 2025, namun rangkaian upacara telah dimulai sejak beberapa hari lalu dan akan berakhir pada 3 Mei 2025,” ungkapnya.
Widiartha berharap Karya IBTK dapat berlangsung dengan aman dan lancar tanpa gangguan, mengingat upacara ini merupakan agenda tahunan yang sangat sakral bagi umat Hindu. (Ketut Winata/balipost)