
GIANYAR, BALIPOST.com – Bangunan rumah berukuran 8X6 meter milik I Ketut Ririk di Banjar Semaon, Desa Puhu, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Kamis (3/4) sekitar Pukul 11.30 Wita terbakar. Penyebab kebakaran diduga akibat kompor gas menyala dan api dupa yang lupa dimatikan pemilik rumah.
Kesaksian warga Ni Made Budiari yang berada dirumahnya, berjarak 15 meter disebelah barat TKP melihat ada kepulan asap yang keluar dari areal pekarangan rumah Korban I Ketut Ririk. Asap tersebut sempat dikira berasal dari pembakaran sampah. Namun semakin lama kepulan asap tersebut semakin membesar. Setelah dicek, ternyata mendapati rumah korban sudah dalam keadaan terbakar dan selanjutnya meminta bantuan warga untuk melakukan pemadaman api.
Demikian juga kesaksian Ni Kadek Septiari yang bersama ayahnya I Made Jelimat mendatangi TKP, melihat api sudah membesar dan membakar bangunan rumah milik Korban. Dengan memberanikan diri, I Made Jelimat masuk kedalam sebuah kamar untuk menyelamatkan mengevakuasi Ni Made Doman (81) yang dalam kondisi buta untuk keluar dari bangunan tersebut, selesai mengevakuasi Korban selanjutnya I Made Jelimat menghubungi BPBD Kabupaten Gianyar (Damkar).
Kapolsek Payangan AKP. I Putu Mulyatra, S.H., memaparkan api melalap perabotan, peralatan rumah tangga serta perhiasan hangus terbakar. Kerugian materiil akibat kebakaran tersebut diprediksi Rp 200 juta dan tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut.
“Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti namun diduga disebabkan oleh kompor gas dan dupa yang dalam keadaan masih hidup,” jelas Kapolsek Payangan.
Korban Ni Made Doman pada saat sebelum kejadian sempat menyalakan kompor gas untuk memasak air yang digunakan untuk mandi serta menyalakan dupa untuk menghaturkan sesajen/canang di tempat suci dalam kamarnya (Plangkiran).
Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Gianyar, Made Watha membenarkan peristiwa kebakaran sebuah bangunan rumah (kamar tidur, dapur, ruang tamu) yang berukuran 8×6 m di Banjar Semaon, Desa Puhu, Kecamatan Payangan. Untuk memadamkan api, Unit Damkar Gianyar menurunkan 4 unit Armada beserta Petugas Damkar.
Pemadaman api dibantu Anggota Polsek Payangan, Bhabinkamtibmas Desa Puhu, Babinsa Puhu dan warga masyarakat. “Api baru dapat dipadamkan sekitar Pukul 12.20 Wita,” jelas Made Watha. (Wirnaya/Balipost)