
AMLAPURA, BALIPOST.com – Polres Karangasem akan melakukan rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan upacara Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Rekayasa itu dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan panjang selama karya.
Kasat Lantas Polres Karangasem, AKP Iwan Mathew Frans Kapojos mengungkapkan, terkait skema pengaturan arus lalu lintas di sepanjang jalur menuju Pura Agung Besakih selama Karya IBTK kurang lebih akan sama seperti tahun lalu. Karena terkait hal tersebut akan dilakukan rapat lanjutan dengan beberapa pihak terkait lainnya dalam waktu dekat.“Kurang lebih sama seperti tahun lalu dan tentu sesuai dengan surat edaran (SE) dari Gubernur Bali,” ujarnya.
Iwan Mathew Frans Kapojos mengatakan, nantinya seluruh kendaraan yang datang baik dari arah Bangli, Klungkung dan Karangasem akan diarahkan menuju simpang pasar Menanga dan satu jalur menuju tempat parkir yang telah disediakan di areal Pura Agung Besakih. Sedangkan untuk kendaraan yang akan pulang atau balik setelah selesai melakukan persembahyangan semuanya akan diarahkan menuju jalan raya Butusesa, sehingga kendaraan yang datang dan pergi jalurnya berbeda.
“Disepanjang jalur menuju Pura Agung Besakih terutama di persimpangan jalan akan ada personel yang berjaga, kurang lebih akan ada ratusan personel yang akan terlibat dan ada juga BKO dari Polda selama berlangsungnya Karya,” ujar Iwan Kapojos.
Dia menjelaskan, untuk mencegah terjadinya kemacetan juga, sesuai SE Gubernur Bali truk galian C juga dilarang melintas di jalur dari Desa Muncan, Rendang, Bukit Jambul menuju Klungkung begitupun sebaliknya. Kemudian dari jalur Desa Pempatan, Rendang, Bukit Jambul menuju Klungkung begitupun sebaliknya selama berlangsungnya Karya IBTK di Pura Agung Besakih.
“Kami akan berupaya dengan maksimal melakukan pengaturan lalu lintas di sepanjang jalur yang akan dilalui oleh pemedek untuk mencegah kemacetan,” imbuhnya. (Eka Parananda/Balipost)