Panitia Nasional Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1947/2025 Masehi menggelar layanan cek kesehatan gratis (CKG) di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung. (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Panitia Nasional Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1947/2025 Masehi menggelar layanan cek kesehatan gratis (CKG) di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung.

Ketua Panitia Nasional, Gede Narayana, dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan bahwa kegiatan ini digelar dalam satu rangkaian Perayaan Nasional Hari Suci Nyepi yang berlangsung pada Jumat dan Sabtu, 4–5 April 2025.

Dilansir dari Kantor Berita Antara, Narayana mengatakan kegiatan tersebut juga merupakan wujud nyata pelayanan antarsesama yang sejalan dengan tema perayaan Nyepi tahun ini, yakni Manawasewa, Madhawasewa: Mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Bakti sosial adalah bentuk kepedulian sosial untuk memajukan kesejahteraan masyarakat, terutama mereka yang belum memiliki akses memadai terhadap fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Baca juga:  Saat Nyepi, Kadar Karbondioksida Turun 50 Persen

Ketua Bakti Sosial Nasional, Dr. Nyoman Suartanu, menjelaskan bahwa kegiatan berlangsung di dua lokasi, yakni Desa Gading Rejo dan Desa Ambarawa Barat, Pringsewu. Berbagai layanan diberikan, di antaranya pemeriksaan atau cek kesehatan gratis, edukasi pola hidup sehat, pelatihan pembuatan ecoenzim, serta pemberian paket sembako.

Pihaknya menilai kegiatan ini merupakan bagian dari program tahunan dari kepanitiaan nasional yang menyasar berbagai daerah di Indonesia, dan dapat dipandang sebagai salah satu bentuk komitmen pelayanan umat yang dibawa ke desa-desa setiap tahun.

Baca juga:  Jelang Nyepi, Trip Pelayaran Ditambah

Sementara itu, Ketua Parisaha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Lampung, Nyoman Setiawan, berharap kegiatan serupa bisa dilaksanakan secara berkelanjutan secara khusus di wilayah provinsi itu karena selain bermanfaat langsung terhadap masyarakat, kegiatan bakti sosial seperti ini juga diharapkan bisa menstimulus kualitas pendataan kependudukan di daerah itu.

Menurutnya, hal ini sangat penting guna menumbuhkan kesadaran umat dalam pendataan kependudukan, dan juga mempermudah pemerintah dalam pemetaan kebutuhan sosial dan kesehatan masyarakat.

“Kami masih menemukan umat yang belum terdata dengan baik. Harapannya, melalui kegiatan ini kesadaran itu bisa meningkat, dan cakupan pelayanan sosial dapat menjangkau lebih banyak wilayah,” kata dia, yang didampingi Ketua PHDI Kabupaten Peringsewu, Misino.

Baca juga:  Nyepi Momentum Sucikan Semesta, Mari Kurangi Penggunaan Sampah Plastik

PHDI Lampung optimistis tujuan itu bisa terwujud dengan adanya dukungan positif dari sejumlah tokoh yang turut hadir dalam kegiatan bakti sosial, antara lain anggota DPR RI Dapil Lampung, I Ketut Suwendra, anggota DPRD Peringsewu, Anton Subagyo, dan Suryo Cahyono, serta rohaniawan Ida Bhawati Made Sucipta.

Dia mengatakan bahwa dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini menjadi simbol nyata sinergi antara dharma agama dan dharma negara dalam upaya mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan berdaya. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *